DPR Minta MIND ID Group Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Komisi XII DPR RI, Dewi Yustisiana meminta MIND ID dan seluruh anak usahanya untuk terus meningkatkan kinerja operasional. Menurutnya, pengelolaan komoditas strategis nasional dinilai harus memberikan nilai tambah maksimal bagi negara dan masyarakat luas.

Dewi mengatakan, holding industri pertambangan tersebut harus mampu menjadi penggerak utama dalam program hilirisasi sumber daya alam di dalam negeri. Setiap perusahaan anggota holding diharapkan memiliki daya saing yang tinggi di tingkat global dalam mengelola komoditas tambang strategis.

"Perusahaan-perusahaan dalam Grup MIND ID mengelola komoditas yang sangat strategis. Kita berharap setiap perusahaan mampu menjadi yang terbaik di bidangnya masing-masing, memiliki daya saing global, dan menjadi penggerak utama hilirisasi sumber daya alam Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).


Baca Juga: HIMKI Tetapkan Arah Baru Organisasi, Abdul Sobur Kembali Memimpin

Lebih lanjut, Dewi mengingatkan, tolok ukur peningkatan kinerja tidak boleh sekadar berpatokan pada perolehan pendapatan dan laba bersih semata. Menurutnya, aspek efisiensi, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, hingga penguatan sinergi rantai pasok industri dari hulu ke hilir juga harus diperhatikan.

Dewi menegaskan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) jadi aspek penting dalam mendukung transformasi industri pertambangan dan keberhasilan hilirisasi minerba. Penguasaan teknologi pengolahan mineral, digitalisasi, serta otomatisasi membutuhkan dukungan tenaga kerja yang kompeten serta terampil di bidangnya.

Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal Tekan Industri Legal, Kadin Jatim Soroti Kesenjangan Harga

"Hilirisasi bukan hanya membangun smelter atau fasilitas pengolahan, tetapi juga harus disertai penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan tenaga kerja. Karena itu, MIND ID perlu memperkuat pendidikan dan pelatihan, sertifikasi kompetensi, regenerasi tenaga ahli, riset dan inovasi, kerja sama dengan perguruan tinggi, serta pengembangan talenta secara terintegrasi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News