KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menanggapi pernyataan DPR yang meminta penundaan pengadaan 105.000 unit pikap untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Joao menegaskan, sebagai pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pihaknya akan mengikuti arahan DPR sebagai representasi suara rakyat. Ia mengaku siap menanggung segala risiko hukum maupun bisnis yang muncul akibat penundaan atau pembatalan kontrak pengadaan ini. "Apapun keputusan negara keputusan DPR itu adalah suara rakyat dan mewakili rakyat. Saya sebagai Direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saya akan taat, saya akan loyal dan saya akan manut apa pun keputusan negara apabila itu memang untuk kepentingan rakyat," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026).
DPR Minta Tunda Pengadaan 105.000 Pikap Asal India, Begini Respon Agrinas Pangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menanggapi pernyataan DPR yang meminta penundaan pengadaan 105.000 unit pikap untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Joao menegaskan, sebagai pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pihaknya akan mengikuti arahan DPR sebagai representasi suara rakyat. Ia mengaku siap menanggung segala risiko hukum maupun bisnis yang muncul akibat penundaan atau pembatalan kontrak pengadaan ini. "Apapun keputusan negara keputusan DPR itu adalah suara rakyat dan mewakili rakyat. Saya sebagai Direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saya akan taat, saya akan loyal dan saya akan manut apa pun keputusan negara apabila itu memang untuk kepentingan rakyat," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026).