JAKARTA. Kalangan DPR RI menyatakan sepakat agar harga gas untuk industri dan bisnis usaha di Indonesia bisa lebih murah. Caranya, pemerintah harus telebih dulu membuat harga gas di hulu murah. Pasalnya, harga gas di hulu yang berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sudah mahal berkisar antara US$ 5-US$ 8 per mmbtu. Harga gas di hulu di Indonesia ini sudah jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga gas hilir di negara tetangga yang di kisaran US$ 5 per mmbtu. Anggota Komisi VII DPR Satya W Yudha menjelaskan, penyebab harga gas di hulu mahal yakni, karena lapangan-lapangan gas di Indonesia punya tingkat keekonomian yang berbeda-beda, sehingga menyebabkan harga gas di hulu menjadi bervariasi.
DPR: Pemerintah bisa tinjau ulang bagi hasil gas
JAKARTA. Kalangan DPR RI menyatakan sepakat agar harga gas untuk industri dan bisnis usaha di Indonesia bisa lebih murah. Caranya, pemerintah harus telebih dulu membuat harga gas di hulu murah. Pasalnya, harga gas di hulu yang berasal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sudah mahal berkisar antara US$ 5-US$ 8 per mmbtu. Harga gas di hulu di Indonesia ini sudah jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga gas hilir di negara tetangga yang di kisaran US$ 5 per mmbtu. Anggota Komisi VII DPR Satya W Yudha menjelaskan, penyebab harga gas di hulu mahal yakni, karena lapangan-lapangan gas di Indonesia punya tingkat keekonomian yang berbeda-beda, sehingga menyebabkan harga gas di hulu menjadi bervariasi.