Draft Kesepakatan Iran–AS: Buka Selat Hormuz hingga Pelonggaran Sanksi Minyak



KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah membahas rancangan awal nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari program nuklir Iran, pembukaan kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, hingga pelonggaran sanksi minyak dan keuangan.

Menurut seorang pejabat senior Iran yang dikutip Reuters, draf tersebut masih bersifat awal dan akan dibahas lebih lanjut dalam 60 hari setelah kesepakatan awal dicapai kedua pihak.

Isi Draft Kesepakatan Iran–AS

Pejabat Iran tersebut menjelaskan bahwa dokumen awal MoU mencakup tiga klaster utama: Selat Hormuz, keuangan, dan program nuklir.

1. Selat Hormuz: Pembukaan Jalur Perdagangan dan Penarikan Blokade


  • Iran segera membuka kembali Selat Hormuz untuk seluruh kapal komersial.

  • AS akan mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

  • Pencabutan blokade oleh AS akan dimulai segera setelah MoU ditandatangani dan diselesaikan dalam 30 hari.

Baca Juga: Harga Emas Melonjak, Jam Tangan Mewah Berbahan Emas Kini Justru Banyak Dilebur

2. Sektor Keuangan: Pelonggaran Sanksi dan Akses Aset

  • AS berkomitmen tidak akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran hingga kesepakatan final tercapai.

  • Setelah perjanjian final, seluruh sanksi AS dan PBB terhadap Iran akan dicabut sesuai jadwal yang disepakati.

  • AS akan memberikan pengecualian (waiver) sanksi minyak, memungkinkan Iran kembali menjual minyak dan memperoleh pendapatan.

  • AS akan melepas sekitar US$25 miliar aset Iran yang dibekukan, termasuk melalui transfer tunai, kerja sama regional, dan jalur kredit.

  • AS bersama sekutu regional akan menyusun rencana rekonstruksi dan pembangunan Iran yang akan dinegosiasikan dalam 60 hari.

Baca Juga: Inggris Sita Kapal Tanker Bayangan Rusia di Selat Inggris

3. Program Nuklir: Pembatasan Pengayaan Uranium

  • Iran menyatakan tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir.

  • Sambil menunggu kesepakatan final, Iran akan mempertahankan status program nuklir saat ini tanpa melanjutkan pengayaan uranium atau perluasan fasilitas nuklir.

  • AS mengizinkan Iran untuk mengencerkan stok uranium yang telah diperkaya tinggi di wilayah Iran di bawah kesepakatan komprehensif mendatang.

  • Seluruh mekanisme program nuklir Iran akan dinegosiasikan dalam 60 hari dan dimasukkan dalam perjanjian akhir.