Drone Ketiga dan Bahan Peledak Ditemukan di Dekat Bandara Leipzig, Jerman



KONTAN.CO.ID -  BERLIN. Penyelidikan atas upaya serangan terhadap Bandara Leipzig/Halle, Jerman, memasuki babak baru setelah aparat menemukan drone ketiga dan sekitar 50 gram bahan yang diduga peledak militer di sekitar bandara. 

Temuan tersebut dilaporkan ditemukan pada 14 Agustus, atau 10 hari setelah insiden awal. Drone ditemukan di wilayah sebelah barat Bandara Leipzig/Halle.

Di lokasi yang sama, penyidik menemukan sekitar 50 gram zat yang diduga merupakan heksogen (RDX), salah satu jenis bahan peledak yang digunakan untuk keperluan militer.


Baca Juga: Jerman Izinkan Badan Intelijen Meretas Sistem Komunikasi Pihak Asing yang Jadi Lawan

Laporan NDR, WDR, dan Sueddeutsche Zeitung pada Selasa (25/8/2026) menyebut temuan terbaru itu menjadi bagian penting dalam penyelidikan dugaan serangan terhadap bandara tersebut.

Kantor Jaksa Agung Jerman belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut kepada Reuters.

Penyelidik keamanan yang dikutip media Jerman menduga intelijen Rusia terlibat dalam upaya serangan tersebut. Namun, Rusia telah membantah tuduhan itu.

Insiden pertama terjadi pada 4 Agustus ketika sebuah drone yang membawa bahan peledak ditemukan di dekat pesawat kargo Antonov milik Ukraina yang digunakan untuk mengangkut pasokan militer.

Penyidik juga menduga drone kedua mungkin bertabrakan dengan pesawat kargo DHL tidak lama setelah operasional bandara dihentikan sementara.

Baca Juga: China Batasi Ekspor Tiga Bahan Kimia ke AS, Kanada, dan Meksiko

Bandara Leipzig/Halle memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pusat logistik kargo dan militer. Fasilitas ini digunakan NATO serta Antonov Airlines untuk mendukung pengiriman pasokan militer ke Ukraina.

Penemuan drone ketiga dan bahan yang diduga bahan peledak tersebut menambah indikasi bahwa insiden di Leipzig/Halle bukan sekadar gangguan operasional, tetapi berpotensi berkaitan dengan upaya sabotase terhadap infrastruktur logistik strategis.