Drone Ukraina Menghantam Gedung Apartemen di Kota Yekaterinburg, Rusia



KONTAN.CO.ID - Sebuah drone Ukraina menghantam gedung apartemen bertingkat di Yekaterinburg, kota terbesar keempat di Rusia, kata gubernur wilayah tersebut pada hari Sabtu (25/4), dalam serangan pertama di kota itu sejak dimulainya konflik Rusia-Ukraina.

Tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa orang mengalami luka ringan dan seorang wanita dirawat di rumah sakit, tulis gubernur wilayah Sverdlovsk, Denis Pasler, di aplikasi Telegram.

"Warga gedung yang terkena dampak telah dievakuasi," katanya. "Semua layanan darurat bekerja dengan cepat."


Baca Juga: Cuti Ayah Ditolak Parlemen, Para Dad Influencer Dorong Perubahan di Italia

Video yang dipublikasikan di situs media sosial X dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan asap mengepul dari puncak gedung pencakar langit modern. Sebagian fasad gedung tersebut menghitam pekat dan beberapa jendela hancur.

Tidak ada komentar langsung dari Ukraina.

Insiden drone di Yekaterinburg terjadi setelah serangan besar Rusia semalam di Ukraina yang menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.

Yekaterinburg, yang memiliki 1,5 juta penduduk, terletak di pegunungan Ural Rusia di wilayah Sverdlovsk, yang merupakan rumah bagi banyak pabrik sektor pertahanan. Kota ini berjarak lebih dari 1.200 mil (1.900 km) dari ibu kota Ukraina, Kyiv.

Selama konflik Ukraina, yang dimulai pada tahun 2022, Rusia telah membombardir target Ukraina dengan artileri, drone, dan serangan udara, sementara Ukraina telah menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia dengan kelompok sabotase dan drone, menewaskan jenderal-jenderal Rusia dan menyerang kilang minyak serta jalur pipa minyak.

Baca Juga: Perlambatan Ekonomi China Tekan Produsen Mobil Jerman, Dominasi Mulai Tergeser