JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berniat menjual lahan dan bangunan miliknya di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. DSSA akan menggunakan hasilnya untuk membiayai proyek pembangkit listrik mulut tambang di Sumatera Selatan. Lahan seluas 6.900 meter persegi (m2) dilepas DSSA ke perusahaan afiliasinya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), senilai Rp 129 miliar. Kedua emiten itu sama-sama dikendalikan Grup Sinarmas. DSSA menargetkan transaksi bisa terwujud pada Oktober, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hermawan Tarjono, Sekretaris Perusahaan DSSA, menyatakan lahan dan bangunan itu semula disewakan kepada PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII). Selepas ditinggal BII beberapa tahun lalu, lahan ini praktis tidak memberikan kontribusi bagi DSSA. "Daripada terus menganggur, lebih baik kami jual," kata dia, Kamis (29/9).
DSSA menjual lahan untuk membiayai proyek PLTU
JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berniat menjual lahan dan bangunan miliknya di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. DSSA akan menggunakan hasilnya untuk membiayai proyek pembangkit listrik mulut tambang di Sumatera Selatan. Lahan seluas 6.900 meter persegi (m2) dilepas DSSA ke perusahaan afiliasinya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), senilai Rp 129 miliar. Kedua emiten itu sama-sama dikendalikan Grup Sinarmas. DSSA menargetkan transaksi bisa terwujud pada Oktober, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hermawan Tarjono, Sekretaris Perusahaan DSSA, menyatakan lahan dan bangunan itu semula disewakan kepada PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII). Selepas ditinggal BII beberapa tahun lalu, lahan ini praktis tidak memberikan kontribusi bagi DSSA. "Daripada terus menganggur, lebih baik kami jual," kata dia, Kamis (29/9).