KONTAN.CO.ID - Jakarta. Ada beragam obat di apotek untuk menurunkan demam pada tubuh. Selain dengan obat, ada sejumlah bahan herbal yang bermanfaat menurunkan demam. Demam adalah kondisi tubuh sedang menghadapi penyakit atau zat tertentu. Demam bisa muncul jika bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh. Orang terkadang mencoba obat herbal untuk mengobati demam. Perlu diingat bahwa obat herbal ini telah terbukti dapat meredakan demam pada hewan.
Namun tidak ada bukti yang dapat diandalkan bahwa obat herbal bekerja pada manusia yang mengalami demam. Keamanan obat herbal untuk mengatasi demam pada anak-anak sering kali tidak jelas atau tidak diketahui juga. Sebaiknya hindari obat herbal ini pada anak-anak yang demam. Penting juga untuk dicatat bahwa obat-obatan herbal sering kali tidak dikontrol seperti obat kimia. Jadi, bicaralah dengan dokter sebelum mencoba obat herbal apa pun untuk mengatasi demam. Selalu ikuti petunjuk penggunaan. Baca juga:
Cara membedakan bintik merah gejala demam berdarah (DBD) dengan penyakit lain Beberapa obat herbal atau bahan alami yang dipercaya dapat mengatasi demam, yaitu:
Obat herbal pertama untuk mengatasi demam adalah kelor. Kelor merupakan tanaman tropis yang memiliki beragam manfaat nutrisi dan obat. Hampir semua bagian tanaman kelor mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan agen antibakteri. Sebuah studi pada 2014 menemukan bahwa kulit kelor bisa mengurangi demam pada kelinci. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana tanaman ini dapat menurunkan demam pada manusia. Beberapa penelitian menunjukkan itu mungkin lebih lembut pada hati daripada obat yang dijual bebas seperti acetaminophen. Perlu diingat selalu bahwa jangan pernah gunakan kelor jika Anda sedang hamil dan minum obat yang merupakan substrat sitokrom P450, seperti lovastatin (Altoprev), fexofenadine (Allegra), atau ketoconazole (Nizoral).
Obat herbal kedua untuk mengatasi demam adalah akar kudzu. Akar kudzu adalah ramuan yang digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Akar kudzu memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi rasa sakit. Sebuah studi pada 2012 menunjukkan bahwa akar kudzu dapat mengurangi demam pada tikus, tetapi penelitian pada manusia diperlukan untuk mengevaluasi ini dengan benar. Perlu diingat juga, hindari penggunaan akar kudzu jika Anda sedang minum tamoxifen, memiliki kanker sensitif hormonal, seperti kanker payudara ER-positifpositive, dan sedang minum metotreksat (Rasuvo). Jika Anda mengonsumsi obat diabetes, bicarakan dengan dokter sebelum mencoba akar kudzu.
Itulah bahan herbal yang bisa bermanfaat sebagai obat demam. Ingat, konsultasikan dengan dokter sebelum Anda konsumsi obat herbal untuk menurunkan demam tersebut. Semoga cepat sembuh! Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "
5 Cara Menurunkan Demam Secara Alami dan dengan Bantuan Obat", Penulis : Irawan Sapto Adhi Editor : Irawan Sapto Adhi
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News