JAKARTA. Perusahaan masih optimis memandang pasar saham. Itu terlihat dari minat untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Setidaknya ada dua perbankan yang berencana menawarkan saham perdana alias initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Salah satunya adalah, PT Bank Nationalnobu yang berencana mencatatkan saham perdana. Bank milik Grup Lippo ini menawarkan 40% saham dari modal disetor dan ditempatkan penuh. "Mereka ingin meningkatkan modal menjadi lebih dari Rp 1 triliun" ujar Hoesen, Direktur Penilaian BEI, Senin (7/1). Sementara target IPO sebesar Rp 1 triliun. Jika menilik laporan keuangan perseroan per September 2012, nilai modal inti bank yang dulunya bernama Bank Alfindo Sejahtera ini hanya Rp 252 miliar. Sementara nilai aset perseroan ini sekitar Rp 803,55 miliar.
Dua bank siap melantai di BEI
JAKARTA. Perusahaan masih optimis memandang pasar saham. Itu terlihat dari minat untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Setidaknya ada dua perbankan yang berencana menawarkan saham perdana alias initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Salah satunya adalah, PT Bank Nationalnobu yang berencana mencatatkan saham perdana. Bank milik Grup Lippo ini menawarkan 40% saham dari modal disetor dan ditempatkan penuh. "Mereka ingin meningkatkan modal menjadi lebih dari Rp 1 triliun" ujar Hoesen, Direktur Penilaian BEI, Senin (7/1). Sementara target IPO sebesar Rp 1 triliun. Jika menilik laporan keuangan perseroan per September 2012, nilai modal inti bank yang dulunya bernama Bank Alfindo Sejahtera ini hanya Rp 252 miliar. Sementara nilai aset perseroan ini sekitar Rp 803,55 miliar.