KONTAN.CO.ID - Penyanyi pop asal Inggris, Dua Lipa menggugat Samsung Electronics sebesar US$ 15 juta atau sekitar Rp 244 miliar atas dugaan penggunaan fotonya tanpa izin untuk memasarkan produk televisi. Gugatan tersebut diajukan pada Jumat (10/5/2026) di pengadilan federal California, Amerika Serikat.
Baca Juga: AS Jatuhkan Sanksi Baru atas Pengiriman Minyak Iran ke China, Ini Penjelasannya Melansir
Reuters, dalam dokumen gugatan, Samsung dituduh menggunakan gambar Dua Lipa pada bagian depan kardus kemasan televisi yang dijual di ritel sehingga menimbulkan kesan seolah sang penyanyi mendukung atau mengiklankan produk tersebut. Foto yang dipermasalahkan berjudul “Dua Lipa - Backstage at Austin City Limits, 2024”. Dalam gugatan disebutkan bahwa Dua Lipa memiliki seluruh hak cipta dan kepentingan atas gambar tersebut. Selain dugaan pelanggaran hak cipta dan merek dagang, Dua Lipa juga menuding Samsung melanggar hak publisitas dirinya. Samsung membantah telah sengaja menyalahgunakan gambar penyanyi pelantun lagu Levitating tersebut.
Baca Juga: AS Pinjamkan 53,3 Juta Barel Minyak dari Cadangan Strategis untuk Redam Gejolak Harga Perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu menyatakan gambar tersebut diperoleh dari mitra pihak ketiga yang membuat konten melibatkan Dua Lipa untuk layanan streaming gratis milik Samsung. “Gambar tersebut digunakan setelah kami menerima jaminan eksplisit dari mitra konten bahwa seluruh izin, termasuk untuk penggunaan pada kemasan ritel, telah diperoleh,” ujar Samsung dalam pernyataannya. Samsung juga menyatakan tetap terbuka untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara konstruktif dengan tim Dua Lipa. Sementara itu, kuasa hukum Dua Lipa belum memberikan komentar lebih lanjut terkait kasus tersebut. Dalam gugatan, pengacara Dua Lipa turut melampirkan tangkapan layar unggahan media sosial dan komentar publik yang menunjukkan keberadaan gambar penyanyi tersebut pada kotak televisi dinilai memengaruhi minat beli konsumen.
Salah satu komentar yang disertakan menunjukkan seorang penggemar menyatakan akan membeli televisi tersebut “hanya karena ada Dua Lipa di kemasannya”.
Baca Juga: Rusia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026 Jadi 0,4% dari 1,3%, Ini Sebabnya Pihak Dua Lipa menyebut penyanyi tersebut telah mengetahui dugaan pelanggaran itu sejak Juni tahun lalu dan meminta Samsung menghentikan penggunaan gambarnya. Namun, menurut pengacaranya, permintaan tersebut berulang kali ditolak. Kuasa hukum Dua Lipa menilai penggunaan gambar tanpa izin tersebut telah merusak identitas merek dan goodwill komersial penyanyi itu karena menciptakan kesan palsu bahwa Dua Lipa mendukung produk Samsung yang dimaksud.=