KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Dua mantan menteri Malaysia menyatakan bahwa mereka akan mengosongkan kursi parlemen mereka dan mengundurkan diri dari partai koalisi yang berkuasa pimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim untuk bergabung dengan partai kecil yang akan mereka ambil alih. Mengutip Reuters, Minggu (17/5/2026), langkah Rafizi Ramli dan Nik Nazmi Nik Ahmad, yang mengundurkan diri dari kabinet tahun lalu setelah kehilangan posisi kepemimpinan dalam pemilihan internal partai, dapat menciptakan tantangan bagi Anwar, di tengah spekulasi tentang pemilihan umum dini tahun ini. Pemilu umum berikutnya baru akan diadakan pada tahun 2028, tetapi dua anggota parlemen mengatakan kepada Reuters pada bulan Maret bahwa pemilu tersebut dapat diadakan paling cepat pada bulan Juli, bertepatan dengan beberapa pemilu negara bagian.
Dua Mantan Menteri Malaysia Akan Mundur dari Parlemen, Bergabung dengan Partai Baru
KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Dua mantan menteri Malaysia menyatakan bahwa mereka akan mengosongkan kursi parlemen mereka dan mengundurkan diri dari partai koalisi yang berkuasa pimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim untuk bergabung dengan partai kecil yang akan mereka ambil alih. Mengutip Reuters, Minggu (17/5/2026), langkah Rafizi Ramli dan Nik Nazmi Nik Ahmad, yang mengundurkan diri dari kabinet tahun lalu setelah kehilangan posisi kepemimpinan dalam pemilihan internal partai, dapat menciptakan tantangan bagi Anwar, di tengah spekulasi tentang pemilihan umum dini tahun ini. Pemilu umum berikutnya baru akan diadakan pada tahun 2028, tetapi dua anggota parlemen mengatakan kepada Reuters pada bulan Maret bahwa pemilu tersebut dapat diadakan paling cepat pada bulan Juli, bertepatan dengan beberapa pemilu negara bagian.