BANDAR LAMPUNG. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp 478 miliar. Angka itu dicapai dalam jangka waktu dua pekan pelaksanaan KUR dengan jumlah debitur mencapai 34.000 nasabah. Wakil Direktur Utama BRI, Sunarso menuturkan, realisasi penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp 27 miliar yang disalurkan kepada 2.000 nasabah. Sunarso bilang, porsi penyaluran KUR sebesar Rp 21,4 triliun dimaknai perseroan sebagai kepercayaan BRI untuk berkontribusi dalam menumbuhkan perekonomian di tengah-tengah perlambatan ekonomi domestik sebagai akibat dari ketidakpastian ekonomi global. Saat ini, kata Sunarso, penyaluran kredit korporasi mengalami perlanbatan lantaran terekspose risiko kondisi perlambatan ekonomi internasional. Oleh sebab itu, segmen mikro yang sangat jauh terpapar oleh risiko global, menjadi alternatif untuk kebijakan ekonomi nasional.
Dua pekan, BRI salurkan KUR Rp 478 miliar
BANDAR LAMPUNG. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp 478 miliar. Angka itu dicapai dalam jangka waktu dua pekan pelaksanaan KUR dengan jumlah debitur mencapai 34.000 nasabah. Wakil Direktur Utama BRI, Sunarso menuturkan, realisasi penyaluran KUR di Lampung mencapai Rp 27 miliar yang disalurkan kepada 2.000 nasabah. Sunarso bilang, porsi penyaluran KUR sebesar Rp 21,4 triliun dimaknai perseroan sebagai kepercayaan BRI untuk berkontribusi dalam menumbuhkan perekonomian di tengah-tengah perlambatan ekonomi domestik sebagai akibat dari ketidakpastian ekonomi global. Saat ini, kata Sunarso, penyaluran kredit korporasi mengalami perlanbatan lantaran terekspose risiko kondisi perlambatan ekonomi internasional. Oleh sebab itu, segmen mikro yang sangat jauh terpapar oleh risiko global, menjadi alternatif untuk kebijakan ekonomi nasional.