KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, pelaku industri minyak dan gas bumi (migas) menyoroti ketidakpastian regulasi yang masih membayangi iklim investasi. Salah satu yang menjadi perhatian Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) ialah pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) yang hingga kini belum rampung. Ketua Komite Investasi Aspermigas, Moshe Rizal mengatakan, selama dua tahun terakhir pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan di sektor migas. Namun, ia menilai pelaku industri belum selalu dilibatkan secara memadai sebelum kebijakan ditetapkan.
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aspermigas Soroti Ketidakpastian Regulasi Sektor Migas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, pelaku industri minyak dan gas bumi (migas) menyoroti ketidakpastian regulasi yang masih membayangi iklim investasi. Salah satu yang menjadi perhatian Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (Aspermigas) ialah pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) yang hingga kini belum rampung. Ketua Komite Investasi Aspermigas, Moshe Rizal mengatakan, selama dua tahun terakhir pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan di sektor migas. Namun, ia menilai pelaku industri belum selalu dilibatkan secara memadai sebelum kebijakan ditetapkan.