KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) mencatatkan saham di The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX) melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR) menjadi momentum penting bagi penguatan akses pendanaan perusahaan Indonesia ke pasar modal internasional serta meningkatkan daya saing sektor pertambangan nasional. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tingginya kebutuhan pembiayaan proyek strategis, aksi korporasi tersebut dipandang mampu memperluas basis investor internasional serta menunjukkan semakin adaptifnya regulasi pasar modal Indonesia dalam mendukung integrasi dengan sistem keuangan global. Senior Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai keputusan dual listing itu merupakan langkah tepat karena dilakukan pada saat harga emas masih berada dalam tren positif sebagai aset safe haven. Momentum itu memberi peluang bagi perseroan memperoleh valuasi lebih optimal dan menarik minat investor institusi dari berbagai negara.
Baca Juga: Tuntaskan Dual Listing, Merdeka Gold (EMAS) Resmi Tercatat di Bursa Saham Hong Kong "Dari sisi makro, komoditas emas dalam tren positif sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi global. Melantai di bursa internasional saat harga komoditas utama sedang kuat memberi daya tawar lebih baik bagi perusahaan," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026). Ia menjelaskan di tengah likuiditas domestik yang relatif ketat, akses langsung ke pusat keuangan global seperti Hong Kong menjadi strategi efektif memperkuat struktur permodalan jangka panjang. Dengan tercatat di HKEX, EMAS tak hanya bergantung pada aliran dana di Bursa Efek Indonesia (BEI), tapi juga berpeluang memperoleh pendanaan investor global guna mendukung pengembangan Proyek Tambang Emas Pani. Nafan menambahkan keberhasilan EMAS masuk Main Board HKEX juga menunjukkan perusahaan telah memenuhi standar internasional dari sisi tata kelola, transparansi, hingga kualitas aset. "Keberhasilan EMAS menembus Main Board HKEX dengan kode saham 6228 menunjukkan mutu aset, khususnya Proyek Pani, manajemen, dan prospek bisnis EMAS memenuhi standar investor institusional global," katanya. Menurutnya, pencapaian itu tak cuma berdampak positif bagi perusahaan, tapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai tujuan investasi yang mampu menghadirkan proyek-proyek pertambangan berkelas dunia. Selain meningkatkan kepercayaan investor internasional, kehadiran HDR EMAS di Hong Kong diproyeksikan mampu meningkatkan eksposur pasar modal Indonesia di mata investor asing yang sebelumnya belum banyak melirik peluang investasi di BEI. Hong Kong dikenal sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di Asia dengan likuiditas tinggi dan jadi tujuan berbagai investor institusional global, mulai dari sovereign wealth funds hingga hedge funds yang fokus investasi pada sektor komoditas dan pertambangan. Basis investor yang lebih luas tersebut diharapkan mampu menciptakan mekanisme pembentukan harga saham (price discovery) yang lebih efisien sekaligus meningkatkan valuasi perusahaan baik di HKEX maupun di BEI melalui mekanisme arbitrase. Dari sisi operasional, kepastian pendanaan juga jadi faktor penting menjaga kelancaran pembangunan Proyek Tambang Emas Pani sesuai target. "Dengan pendanaan lebih terjamin dari pasar global, risiko penundaan komersialisasi Tambang Emas Pani dapat diminimalisir," ujar Nafan. Pandangan serupa disampaikan Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus. Menurutnya, dual listing jadi sinyal positif karena menunjukkan kepercayaan perusahaan atas fundamental bisnis dan prospek pertumbuhannya. Ia menilai langkah ini juga jadi bentuk pengakuan pasar internasional terhadap kualitas perusahaan Indonesia.
"Ini artinya pelaku pasar dan investor percaya dengan perusahaan dari Indonesia, di tengah situasi dan kondisi saat ini," kata Nico. Menurutnya, keberhasilan EMAS masuk ke HKEX memperlihatkan perusahaan memiliki kredibilitas baik dari sisi tata kelola maupun transparansi sehingga mampu memenuhi standar pasar modal global. Sebelumnya, EMAS resmi memulai perdagangan di Main Board HKEX dengan kode saham 6228. Dalam aksi korporasi itu, HDR perseroan ditawarkan pada harga HK$26,60 per HDR dengan satuan perdagangan 100 HDR per lot, membuka akses lebih luas bagi investor internasional untuk berpartisipasi dalam pendanaan Proyek Tambang Emas Pani sekaligus memperkuat integrasi pasar modal Indonesia dengan pasar keuangan global. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News