Dunia Terbelah Usai AS Tangkap Maduro, Kecaman Mengalir dari China hingga Rusia



KONTAN.CO.ID - Reaksi dunia internasional langsung bermunculan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi serangan militer AS ke Venezuela serta penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya.

Sejumlah negara yang selama ini berseberangan dengan Washington, termasuk beberapa tetangga dekat Venezuela, mengecam keras langkah tersebut. Sementara itu, negara-negara lain menyerukan deeskalasi dan menyatakan kekhawatiran atas keselamatan warganya di Venezuela.

Melansir CBS News, berikut reaksi dunia atas serangan AS di Venezuela:


Reaksi Amerika Latin

Kolombia, yang berbatasan langsung dengan Venezuela, mendesak deeskalasi segera. Pemerintah Kolombia menyatakan telah mengambil langkah untuk melindungi warga sipil, menjaga stabilitas perbatasan, serta mengantisipasi potensi kebutuhan kemanusiaan dan arus migrasi.

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menyebut operasi AS sebagai “serangan kriminal” dan menyerukan reaksi mendesak dari komunitas internasional.

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menilai aksi AS sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela. Ia mengatakan serangan dan penangkapan Maduro telah melewati batas yang tidak bisa diterima dan mengancam stabilitas kawasan Amerika Latin sebagai zona damai.

Baca Juga: Venezuela di Bawah Kendali AS, Masa Depan Bisnis Minyak Dipertaruhkan

China Minta Maduro Segera Dibebaskan

Kementerian Luar Negeri China mendesak AS menjamin keselamatan Maduro dan istrinya, membebaskan mereka segera, serta menghentikan upaya menggulingkan pemerintahan Venezuela. Beijing menilai operasi militer AS tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kembali menegaskan kecaman kerasnya.

Iran dan Rusia Mengecam

Iran menyebut serangan AS sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Venezuela.

Rusia juga mengecam keras, menyebut tindakan AS sebagai agresi bersenjata yang sangat mengkhawatirkan. Moskow menilai alasan yang digunakan AS tidak berdasar dan menyerukan pencegahan eskalasi lebih lanjut melalui dialog. Rusia mendukung digelarnya pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB serta menegaskan hak Venezuela menentukan nasibnya tanpa intervensi militer asing.

Baca Juga: Ini Alasan Trump Begitu Ambisius Terhadap Minyak Venezuela

Korea Utara Ikut Mengutuk

Korea Utara mengecam penangkapan Maduro sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara. Pyongyang menyebut langkah AS sebagai bukti watak hegemonik dan brutal Washington dalam mengejar dominasi global.