KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan perlu mengeluarkan anggaran lebih cerdas untuk pertahanannya dan belajar dari perang Ukraina dan Timur Tengah tentang penggunaan drone untuk memastikan keseimbangan militer dengan China, kata duta besar AS untuk Taipei pada hari Sabtu (6/6). Meskipun pemerintah Taiwan telah memprioritaskan drone dan sistem asimetris lainnya untuk program modernisasi militernya, parlemen yang didominasi oposisi bulan lalu hanya mengesahkan dua pertiga dari tambahan anggaran pertahanan sebesar US$40 miliar yang diminta Presiden Lai Ching-te. Pemerintah kini berupaya agar dana yang dipotong, yang seharusnya dialokasikan untuk sistem buatan dalam negeri seperti drone dan rudal, disetujui, untuk lebih efektif mencegah Tiongkok yang memandang pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri.
Duta Besar AS: Taiwan Harus Belanja Pertahanan Lebih Cerdas
KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan perlu mengeluarkan anggaran lebih cerdas untuk pertahanannya dan belajar dari perang Ukraina dan Timur Tengah tentang penggunaan drone untuk memastikan keseimbangan militer dengan China, kata duta besar AS untuk Taipei pada hari Sabtu (6/6). Meskipun pemerintah Taiwan telah memprioritaskan drone dan sistem asimetris lainnya untuk program modernisasi militernya, parlemen yang didominasi oposisi bulan lalu hanya mengesahkan dua pertiga dari tambahan anggaran pertahanan sebesar US$40 miliar yang diminta Presiden Lai Ching-te. Pemerintah kini berupaya agar dana yang dipotong, yang seharusnya dialokasikan untuk sistem buatan dalam negeri seperti drone dan rudal, disetujui, untuk lebih efektif mencegah Tiongkok yang memandang pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri.