JAKARTA. PT Darya Varia Laboratoria Tbk (DVLA) membeli kembali (buyback) 4,07 juta saham di Rp 2.101 per saham. Aksi tersebut menelan dana Rp 8,56 miliar. Aksi buyback saham ini merupakan buntut rencana penggabungan usaha (merger) dengan anak usahanya, PT Pradja Pharin (Prafa). DVLA bertindak sebagai pihak yang menerima penggabungan. Sedangkan, Prafa sebagai perusahaan menggabungkan diri. Sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas no. 40 tahun 2007, pemegang saham yang tak menyetujui merger, berhak meminta perusahaan agar sahamnya dibeli kembali. Frida Oktaria Chalid, Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan DVLA, mengatakan, ada delapan pemegang saham tak menyetujui merger dan menjual saham.
DVLA telah buyback 4,07 juta saham
JAKARTA. PT Darya Varia Laboratoria Tbk (DVLA) membeli kembali (buyback) 4,07 juta saham di Rp 2.101 per saham. Aksi tersebut menelan dana Rp 8,56 miliar. Aksi buyback saham ini merupakan buntut rencana penggabungan usaha (merger) dengan anak usahanya, PT Pradja Pharin (Prafa). DVLA bertindak sebagai pihak yang menerima penggabungan. Sedangkan, Prafa sebagai perusahaan menggabungkan diri. Sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas no. 40 tahun 2007, pemegang saham yang tak menyetujui merger, berhak meminta perusahaan agar sahamnya dibeli kembali. Frida Oktaria Chalid, Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan DVLA, mengatakan, ada delapan pemegang saham tak menyetujui merger dan menjual saham.