KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek mata uang utama dunia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak beragam menjelang akhir tahun. Di tengah koreksi indeks dolar AS (US Dollar Index/DXY), yen Jepang dinilai memiliki peluang lebih menarik dibandingkan euro. Sementara itu, poundsterling berpeluang mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris. Mengutip Bloomberg, Selasa (20/10/2026) pukul 15.03 WIB, DXY melemah 0,21% ke level 101,76. EUR/USD turun 0,13% ke 1,123, sedangkan USD/JPY naik 0,25% ke 158,10. Poundsterling melemah 0,32% ke US$ 1,334, sementara USD/CHF naik 0,28% ke 0,824. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pelemahan dolar AS belum menandakan pembalikan tren. Pergerakan DXY masih akan dipengaruhi arah kebijakan Federal Reserve (The Fed), perkembangan inflasi AS, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS.
DXY Masih Terkoreksi, Begini Prospek Mata Uang Utama hingga Akhir Tahun
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek mata uang utama dunia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak beragam menjelang akhir tahun. Di tengah koreksi indeks dolar AS (US Dollar Index/DXY), yen Jepang dinilai memiliki peluang lebih menarik dibandingkan euro. Sementara itu, poundsterling berpeluang mendapat dukungan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris. Mengutip Bloomberg, Selasa (20/10/2026) pukul 15.03 WIB, DXY melemah 0,21% ke level 101,76. EUR/USD turun 0,13% ke 1,123, sedangkan USD/JPY naik 0,25% ke 158,10. Poundsterling melemah 0,32% ke US$ 1,334, sementara USD/CHF naik 0,28% ke 0,824. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pelemahan dolar AS belum menandakan pembalikan tren. Pergerakan DXY masih akan dipengaruhi arah kebijakan Federal Reserve (The Fed), perkembangan inflasi AS, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS.