DYAN siap bangun empat hotel baru



JAKARTA. Perusahaan yang bergerak di bidang industri Meeting, Incentive, Convention & Exhibition (MICE), PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) berencana menambah empat hotel baru. Direktur DYAN Andy Widjanarko, mengatakan, pembangunan proyek empat hotel ini bakal menelan biaya investasi sebesar Rp 230 miliar. Sesuai rencana, pembangunan empat hotel ini tersebar di beberapa kota besar di pulau Jawa dan juga Bali.

Salah satu lokasi hotel yang akan dibangun adalah di Nusa Dua, Bali. Hotel itu akan diberi nama Hotel Amaris Pratama. Rencananya, hotel ini terdiri dari 130 kamar, dengan nilai investasi sekitar Rp 300 juta per kamar. Dengan begitu, total investasi untuk hotel ini adalah Rp 36 miliar.

"Ini termasuk hotel budget yang diperkirakan harga sewa hotelnya Rp 375.000 per kamar. November segera dioperasikan," kata Andy kepada KONTAN, Jumat (7/6).


Pembangunan hotel milik DYAN berikutnya berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan nama Hotel Amaris. Hotel ini dirancang memiliki 98 kamar dengan nilai investasi Rp 300 juta per kamar. Jadi, total investasi untuk hotel ini Rp 30 miliar.

Menurut Andy, Hotel Amaris merupakan hotel budget dengan harga sewa kamar Rp 350.000-Rp 450.000 per malam. Andy berharap, pembangunan hotel ini bisa selesai pada November mendatang.

Selain Hotel Amaris, DYAN juga berniat membangun Hotel Santika yang berlokasi di Cikarang dengan fasilitas kamar sebanyak 120 unit. Nilai investasi hotel ini diperkirakan Rp 500 juta per kamar. Jadi, total investasi hotel ini Rp 60 miliar. Menurut Andy, hotel ini merupakan hotel bintang lima, dengan harga sewa diperkirakan mulai dari Rp 500.000. Hotel ini diperkirakan juga akan mulai beroperasi pada November mendatang.

Selain di Cikarang, DYAN juga akan membangun Hotel Santika di Kelapa Gading. Hotel bintang lima ini menyediakan 160 kamar, dengan nilai investasi sekitar Rp 300 juta per kamar. Hotel ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada Desember mendatang.  Harga sewanya Rp 500.000 per kamar. "Hotel ini hanya renovasi saja, karena sebagian struktur sudah jadi," kata Andy.

Selain itu, perseroan juga akan membangun hotel bintang lima lainnya di Nusa Dua, Bali. Hotel ini nantinya akan memiliki fasilitas 90 kamar, dengan nilai investasi sekitar Rp 800 juta per kamar. Sehingga, total investasi untuk hotel ini adalah sebesar Rp 72 miliar. "Hotel ini namanya Samayana Suithes. Harga sewa diperkirakan sebesar US$ 100 per malam," ungkap Andy.

Andy menuturkan, dana proyek pembangunan hotel ini diantaranya didapat dari sisa dana initial public offering (IPO) sebesar Rp 110 miliar-Rp 120 miliar, sisanya berasal dari pinjaman perbankan. "Kami pinjam dari Bank BCA, BII dan sisanya banyak bank lain. Nilai investasi ini hanya biaya konstruksi saja, belum termasuk biaya pembelian lahan tanah," ujar Andy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan