Dyandra Media International (DYAN) Bidik Pendapatan Naik 60% di Tahun 2022



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Dyandra Media International, Tbk (DYAN) melihat tahun ini prospek bisnis event organizer sudah mulai membaik seiring sudah diselenggarakannya beberapa pameran secara offline dan hybrid

Beberapa event seperti  MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika, Indonesia International Wedding Festival di Jakarta Convention Center, Batik Bordir Aksesoris Fair di Surabaya, event Pemerintahan serta beberapa conference bertaraf nasional dan internasional yang diselenggarakan di beberapa venue Dyandra Media International. 

Daswar Marpaung Direktur Utama PT Dyandra Media International pun mengatakan hadirnya kembali event-event nasional maupun internasional yang diselenggarakan, dia melihat prospek bisnis di 2022 ini akan mulai pulih kembali dengan beberapa penyesuian penyelenggaraan event dan transformasi event  dengan penyesuaian di era new normal. 


“Kami optimis tahun 2022 ini menjadi momentum kebangkitan industri Meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE),” ujar dia kepada Kontan.co.id, Minggu (27/3). 

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Dyandra (DYAN) Jadwal Ulang Beberapa Event

Dia menambahkan, beberapa event yang sudah di selenggarakan hingga kuartal I-2022 diantaranya penyelenggaraan The 4th Conference of The Parties (COP) Minatama Convention on Mercury pada 21-25 Maret 2022. 

Kemudjan beberapa event offline tahunan yang kembali diselenggarakan antara lain Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 pada 11–14 Maret 2022 di JIExpo Kemayoran, serta event mendatang yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) pada 31 Maret 2022 yang akan diselenggarakan di JIExpo. 

Lebih lanjut, dia menambahkan dari pilar bisnis event organizer, perseroan mencatat ada kurang lebih 250 event utama yang akan diselenggarakan pada tahun 2022. “Jumlah ini belum termasuk turunan event yang ada di dalam event tersebut dan event-event lain yang diselenggarakan pada bisnis operator venue dan bisnis convention & exhibition hall,” katanya. 

Dengan prospek yang baik serta event-event yang dihadirkan tersebut, DYAN pun menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 60% pada tahun 2022.

 
DYAN Chart by TradingView

Sebagai informasi, DYAN mencatatkan pertumbuhan pendapatan perusahaan sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp 567 miliar. Di mana pencapaian pendapatan tersebut tumbuh 100% secara tahunan dibandingkan pendapatan perusahaan pada tahun 2020 yaitu senilai Rp 284 miliar. “Kontribusi terbesar pendapatan yaitu dari pilar bisnis exhibition organizer sebesar 89%,” tuturnya. 

Sementara itu, untuk memuluskan event-event yang akan datang, Daswar menambahkan saat ini perseroan tengah fokus menggarap skala besar event-event baik nasional dan internasional. Kemudian DYAN juga akan mengembangkan event sport tourism, optimalisasi event melalui transformasi event dan creative hybrid event organizer serta mengincar pendapatan dari non-organik.

“Untuk bisnis operator venue, kami fokus pada revitalisasi untuk mendongkrak pertumbuhan pengunjung dan juga mengoptimalisasikan kepuasan pengunjung,” tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .