Eastspring: Reshuffle has nothing to do



JAKARTA. Eastspring Investments Indonesia turut menanggapi reshuffle kabinet kerja yang dilakukan Rabu (12/8) kemarin. Perombakan ini dinilai Eastspring tidak banyak pengaruhnya. Ari Pitojo, Chief Investments Officer Eastspring Investments mengatakan bahwa gejolak ekonomi yang terjadi saat ini di dominasi oleh faktor eksternal.

Dalam pemaparannya yang bertajuk Global and Local Market Update Second Half 2015, Eastspring menyebutkan, pelemahan rupiah yang terjadi saat ini merupakan imbas dari penguatan dollar akibat rencana kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve. Selain itu, secara tak terduga, China mendepresiasi mata uangnya sebesar 2,8% dalam dua hari terakhir. Kondisi ini turut menyeret pelemahan rupiah lebih dalam, sehingga perombakan kabinet kerja (reshuffle) dinilai tidak banyak membantu. "Reshuffle has nothing to do. It's all about the world," tutur Ari Pitojo, Kamis (13/8). Riki Frindos, Presiden Direktur Eastspring Investments Indonesia menilai, nama-nama menteri bidang ekonomi yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo lebih familiar bagi pelaku pasar. Darmin Nasution dan Thomas Lembong misalnya. Riki mencoba membaca reaksi pasar saat ini. Menurutnya, pasar lebih berhati-hati. "Pasar ingin lihat dulu sejauh mana menteri baru ini dapat membantu Presiden dalam mengimplementasikan kebijakan yang investment friendly," ujar Riki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan