KONTAN.CO.ID - LONDON. Pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara berkembang diperkirakan melambat pada tahun ini akibat lonjakan biaya energi dan gangguan rantai pasok yang dipicu konflik di Timur Tengah, demikian laporan terbaru dari European Bank for Reconstruction and Development (EBRD) pada Rabu (3/6/2026). Dalam proyeksi terbarunya, EBRD menyebut ekonomi di 41 negara yang menjadi cakupan lembaga tersebut hanya akan tumbuh sekitar 3,1% pada tahun ini, atau turun 0,5 poin persentase dibandingkan perkiraan pada Februari lalu. “Laporan ini adalah cerita tentang kejutan energi yang terus berlanjut,” kata Kepala Ekonom EBRD Beata Javorcik kepada Reuters. Ia menambahkan tekanan ini muncul di saat yang sulit bagi Eropa, ketika sentimen industri manufaktur masih lemah.
EBRD Proyeksi Ekonomi Negara Berkembang Melambat, Ini Penyebabnya
KONTAN.CO.ID - LONDON. Pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara berkembang diperkirakan melambat pada tahun ini akibat lonjakan biaya energi dan gangguan rantai pasok yang dipicu konflik di Timur Tengah, demikian laporan terbaru dari European Bank for Reconstruction and Development (EBRD) pada Rabu (3/6/2026). Dalam proyeksi terbarunya, EBRD menyebut ekonomi di 41 negara yang menjadi cakupan lembaga tersebut hanya akan tumbuh sekitar 3,1% pada tahun ini, atau turun 0,5 poin persentase dibandingkan perkiraan pada Februari lalu. “Laporan ini adalah cerita tentang kejutan energi yang terus berlanjut,” kata Kepala Ekonom EBRD Beata Javorcik kepada Reuters. Ia menambahkan tekanan ini muncul di saat yang sulit bagi Eropa, ketika sentimen industri manufaktur masih lemah.
TAG: