Edukasi investasi ke komunitas otomotif



Tanggal 21 Juni 2016 lalu, ratusan Mitsubishi Pajero “menyerbu” Grand Kamala Lagoon di Bekasi, Gunung Putri Square di Bogor, dan The Ayoma di Serpong. Ketiga kompleks apartemen ini ialah besutan PT PP Properti Tbk.

Bukan, kedatangan para pemilik sport utility vehicle (SUV) buatan pabrikan asal Jepang itu bukan untuk berdemo. Kehadiran mereka justru atas undangan PP Properti.

Dengan menggandeng Pajero Owners Community (POC) Indonesia, anak usaha PT PP Tbk ini menggelar Amazing Fun Tour. Kegiatan touring ini bertujuan menyambangi proyek-proyek hunian jangkung garapan PP Properti.


Ari Kartika, General Manager Marketing and Commercial  PP Properti, bilang, perusahaannya memiliki konsep besar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana berinvestasi yang tepat.

Nah, Amazing Fun Tour bareng POC merupakan salah satu strategi pengembang pelat merah itu dalam mengedukasi masyarakat. “Khususnya kalangan komunitas yang mempunyai kepentingan bersama, yaitu kebutuhan berinvestasi di bidang properti dengan keuntungan menjanjikan,” katanya.

Itu sebabnya, kegiatan touring bersama POC mengusung tema Berinvestasi Tepat di Bidang Properti. Dan, PP Properti membidik komunitas penggemar otomotif dalam melakukan penetrasi pasar atas unit-unit apartemen mereka. Sebab, ada kebutuhan bersama yang saling melengkapi.

Menurut Ari, banyak pasangan yang baru berkeluarga alias keluarga muda yang bergabung dalam komunitas penggemar otomotif. Hal yang biasa bila keluarga muda mendahulukan untuk membeli mobil sebagai “kaki” mereka.

Langkah selanjutnya setelah punya kendaraan, mereka tentu menargetkan untuk memiliki hunian. “Jadi, setelah transportasi, prioritas kedua memiliki properti, begitu korelasinya,” ujar dia.

POC adalah komunitas penggemar otomotif pertama yang digandeng PP Properti dalam Amazing Fun Tour. Komunitas pemilik Pajero ini sesuai dengan segmen produk perusahaan properti yang spin off dari PT PP pada Desember 2013 tersebut. Anggota POC umumnya keluarga yang mapan.

Selain itu, POC punya anggota yang banyak dibanding komunitas Pajero lainnya. Anggota komunitas yang berdiri tahun 2010 ini mencapai 1.100 anggota di seluruh Indonesia. Sedang untuk Jabodetabek sendiri sebanyak 350 anggota.

Dalam Amazing Fun Tour, PP Properti juga menjelaskan secara detail produk yang mereka tawarkan sekaligus manfaatnya, baik untuk kebutuhan hunian maupun investasi. “POC juga membutuhkan informasi dan ingin melihat langsung show unit produk apartemen PP Properti untuk kebutuhan hunian dalam waktu dekat dan berinvestasi,” ucap Ari.

Info saja, PP Properti menjual Grand Kamala Lagoon dengan harga Rp 500 juta–Rp 1,4 miliar per unit. Target pasarnya adalah masyarakat kelompok status ekonomi sosial (SES) B- dan B+.

Lalu, harga satu unit The Ayoma Rp 700 juta–Rp 2,3 miliar, dengan target SES B+ dan A. Sementara Gunung Putri Square berharga Rp 200 juta– Rp 250 juta per unit dan yang jadi target adalah SES C dan B-.

Bidik komunitas lain

Sejatinya, Gunung Putri Square mengincar kalangan pekerja di daerah Gunung Puteri, Bogor, yang memerlukan hunian dengan harga ekonomis. Tapi “Sesuai target, produk ini juga diminati kalangan investor kemudian menyewakannya kepada kalangan pekerja di Gunung Putri,” ungkap Ari.

Tentu, selain melakukan edukasi dan memperkenalkan produk kepada POC, PP Properti berharap terjadi penjualan. Dan, hal itu kesampaian dalam Amazing Fun Tour.

Bahkan, target penjualan dari kegiatan ini tercapai, meski keputusan untuk membeli properti yang nilainya ratusan juta hingga miliaran rupiah bukanlah keputusan seketika yang harus terjadi saat event berlangsung. Sayang, Ari tidak bersedia buka-bukaan mengenai berapa unit yang terjual dari acara tersebut.

Yang jelas, melihat kesuksesan Amazing Fun Tour bersama POC, PP Properti berniat menyelenggarakan acara serupa dengan mengajak komunitas pecinta otomotif lainnya. Saat ini perusahaan yang sebelumnya merupakan Divisi Properti PT PP sejak tahun 1991 ini masih dalam tahap pembicaraan dengan komunitas itu.

Tapi, PP Properti tak asal mengajak komunitas penggemar otomotif. Sebelumnya, mereka mempelajari latar belakang komunitas itu.

Selain jumlah anggotanya, segmen komunitas tersebut harus tepat dengan produk-produk  PP Properti. “Kepiawaian pengurus komunitas dalam mengurus dan mengatur anggotanya juga jadi perhatian,” kata Ari.

Untuk program marketing lainnya, Ari hanya memastikan, acara yang dijalankan oleh PP Properti sepanjang tahun ini bakal unik dan menggunakan pendekatan yang berbeda dari pengembang lainnya.

Di 2016, PP Properti menargetkan penjualan total Rp 3 triliun. Proyek mereka lainnya, misalnya, Riverview Residence dan Paladian Park di Jabodetabek, Amartha View di Semarang, Grand Sungkono Lagoon, dan Pavilion Permata di Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: S.S. Kurniawan