JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya Malang untuk memberikan pelatihan literasi keuangan kepada penyandang disabilitas di Jawa Timur. Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, mengatakan, masyarakat penyandang disabilitas ini sering kesulitan mendapatkan akses dana dalam jasa keuangan, karena belum pekanya industri jasa keuangan terhadap mereka. "Tingkat pemahaman keuangan mereka juga masih rendah, maka dari itu OJK memberikan edukasi keuangan," kata Muliaman, Minggu (13/7). Adapun, peserta disabilitas yang ikut ada 50 orang yang berprofesi pemijat, penjahit, guru lesa dan pedagang.
Edukasi keuangan pada penyandang disabilitas
JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya Malang untuk memberikan pelatihan literasi keuangan kepada penyandang disabilitas di Jawa Timur. Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK, mengatakan, masyarakat penyandang disabilitas ini sering kesulitan mendapatkan akses dana dalam jasa keuangan, karena belum pekanya industri jasa keuangan terhadap mereka. "Tingkat pemahaman keuangan mereka juga masih rendah, maka dari itu OJK memberikan edukasi keuangan," kata Muliaman, Minggu (13/7). Adapun, peserta disabilitas yang ikut ada 50 orang yang berprofesi pemijat, penjahit, guru lesa dan pedagang.