KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Outlook emiten rokok tahun 2026 dinilai lebih positif dibanding tahun 2025, meski belum sepenuhnya ekspansif. Junior Research Analyst Sinarmas Sekuritas Dipta Daniswara mengatakan dari sisi keuangan, margin emiten rokok masih berpotensi tertekan. Namun, risiko penurunan volume penjualan akibat peredaran rokok ilegal dan fenomena downtrading diperkirakan akan lebih terkendali. Dari perspektif harga saham, potensi pemulihan dinilai berlangsung secara bertahap. Perbaikan tersebut ditopang oleh kondisi industri yang semakin sehat, struktur persaingan yang lebih jelas, serta konsumen yang memiliki lebih banyak pilihan produk legal sesuai dengan daya beli.
Efek Cukai, Kinerja Emiten Rokok Bisa Ngebul di Tahun 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Outlook emiten rokok tahun 2026 dinilai lebih positif dibanding tahun 2025, meski belum sepenuhnya ekspansif. Junior Research Analyst Sinarmas Sekuritas Dipta Daniswara mengatakan dari sisi keuangan, margin emiten rokok masih berpotensi tertekan. Namun, risiko penurunan volume penjualan akibat peredaran rokok ilegal dan fenomena downtrading diperkirakan akan lebih terkendali. Dari perspektif harga saham, potensi pemulihan dinilai berlangsung secara bertahap. Perbaikan tersebut ditopang oleh kondisi industri yang semakin sehat, struktur persaingan yang lebih jelas, serta konsumen yang memiliki lebih banyak pilihan produk legal sesuai dengan daya beli.