KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT TBS Energi Utama Tbk (
TOBA) cetak kinerja kurang memuaskan di tahun 2025. Di mana, pendapatan turun dan cetak rugi bersih di tahun lalu.
Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), TOBA mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$ 365,86 juta pada 2025 atau turun 5,16% year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 385,78 juta. Bila ditelusuri, TOBA mengalami penurunan pendapatan segmen penjualan batubara sebesar 45,99% YoY dari US$ 360,12 juta pada 2024 menjadi US$ 194,50 juta pada 2025. Di sisi lain, pendapatan TOBA dari pengelolaan limbah melonjak 1.084,60% YoY dari US$ 13,12 juta pada 2024 menjadi US$ 155,42 juta pada 2025. Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke 7.493,1 di Hari Ini (10/3), Top Gainers LQ45: SCMA, EXCL, MBMA Pendapatan TOBA dari penjualan dan sewa kendaraan listrik juga naik 34,62% YoY dari US$ 6,47 juta pada 2024 menjadi US$ 8,71 juta pada 2025. Selain itu, TOBA turut mencetak kenaikan pendapatan berupa penjualan tandan buah segar (TBS), inti sawit, dan minyak sawit mentah sebesar 18,67% YoY dari US$ 6 juta pada 2024 menjadi US$ 7,12 juta pada 2025. Adapun pendapatan jasa TOBA naik 40,80% YoY dari US$ 73.570 pada 2024 menjadi US$ 103.589 pada 2025. Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan TOBA meningkat 8,72% YoY menjadi US$ 336,17 juta pada 2025, dari sebelumnya yaitu US$ 309,21 juta. Hasil ini membuat TOBA menorehkan laba bruto dari operasi yang dilanjutkan sebesar US$ 29,69 juta pada 2025 atau menyusut 61,23% YoY dari laba bruto tahun 2024 yakni US$ 76,57 juta. TOBA mampu mengurangi beban penjualan sebesar 70,52% YoY menjadi US$ 328.090 pada 2025, dari periode sebelumnya yakni US$ 1,11 juta. Di samping itu, TOBA mengalami rugi atas divestasi entitas anak sebesar US$ 96,87 juta pada 2025. Rugi selisih kurs TOBA juga membengkak 1.296,81% yoy dari US$ 375.403 pada 2024 menjadi US$ 5,24 juta. Hingga akhir 2025, TOBA mengalami rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 162,27 juta. Tahun sebelumnya, emiten ini meraih laba bersih US$ 25,36 juta. TOBA memiliki total aset sebesar US$ 793,09 juta pada 2025 atau berkurang 11,26% YoY dibandingkan total aset perusahaan pada 2024 yakni US$ 893,74 juta. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News