KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan, melonjaknya belanja pemerintah pusat, khususnya belanja Kementerian/Lembaga (K/L) pada akhir tahun 2025 dikarenakan bertambahnya jumlah K/L dalam struktur kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kemenkeu mencatat realisasi belanja K/L mencapai Rp 1.500,4 triliun sanoai akhir Desember 2025, atau setara 129,3% dari target awal APBN 2025 yang dipatok sebesar Rp1.275,6 triliun. Angka ini juga naik 14% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan realisasi belanja K/L pada 2024 yang sebesar Rp 1.315 triliun. “Awal tahun, jumlah K/L kita masih terbatas 34, kemudian di kabinet baru menjadi 48. Itu akan ada penambahan-penambahan belanja,” ujar Luky dalam konferensi pers APBN KiTA Edisi Januari, Kamis (8/1/2026).
Efek Kabinet Gemuk, Realisasi Belanja K/L Membengkak 129,3% dari Target APBN 2025
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman mengatakan, melonjaknya belanja pemerintah pusat, khususnya belanja Kementerian/Lembaga (K/L) pada akhir tahun 2025 dikarenakan bertambahnya jumlah K/L dalam struktur kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kemenkeu mencatat realisasi belanja K/L mencapai Rp 1.500,4 triliun sanoai akhir Desember 2025, atau setara 129,3% dari target awal APBN 2025 yang dipatok sebesar Rp1.275,6 triliun. Angka ini juga naik 14% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan realisasi belanja K/L pada 2024 yang sebesar Rp 1.315 triliun. “Awal tahun, jumlah K/L kita masih terbatas 34, kemudian di kabinet baru menjadi 48. Itu akan ada penambahan-penambahan belanja,” ujar Luky dalam konferensi pers APBN KiTA Edisi Januari, Kamis (8/1/2026).
TAG: