Efek Negatif Trigliserida Tinggi, Berapa Normalnya Trigliserida Menurut Usia?



Angka Normal Trigliserida - Jakarta. Waspadai efek trigliserida tinggi bagi kesehatan tubuh. Lalu, berapa angka normal trigliserida dalam tubuh menurut usia?

Trigliserida adalah jenis lemak dalam tubuh manusia yang terbentuk dari makanan mengandung lemak dan karbohidrat. Trigliserida berfungsi sebagai cadangan energi ketika sumber energi utama (glukosa) telah terpakai.

Namun, kadar trigliserida dalam tubuh tidak boleh terlalu tinggi. Kadar trigliserida di atas normal bisa menimbulkan berbagai gangguan penyakit.


Dilansir dari Kompas.com, kadar trigliserida tinggi bisa menyebabkan aterosklerosis, pankreatitis, dan sindrom metabolik. Berikut penjelasannya.

  • Aterosklerosis
Dilansir dari Mayo Clinic, efek negatif trigliserida tinggi bisa menyebabkan penebalan atau penyempitan dinding arteri atau aterosklerosis. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan plak yang terdiri dari trigliserida, kolesterol, kalsium, sel-sel darah, dan fibrin. Plak ini secara bertahap mengeras dan menghancurkan elastisitas serta fungsi normal arteri dan mengganggu aliran darah.

Dilansir dari Yankes Kemenkes, aterosklerosis adalah penyebab utama penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke. Jika plak menyumbat arteri koroner yang memasok darah ke otot jantung, hal ini dapat menyebabkan serangan jantung. Demikian pula, jika plak ini menyumbat arteri yang memasok darah ke otak, maka dapat menyebabkan stroke.

Aterosklerosis akibat kadar trigliserida yang tinggi tidak selalu menunjukkan gejala. Seseorang mungkin tidak menyadari kondisi ini sampai mengalami gejala yang serius atau bahkan terkena serangan jantung atau stroke.

Penderita aterosklerosis dapat mengalami penurunan kualitas hidup. Pasalnya, terganggunya aliran darah ke organ vital, seperti jantung dan otak bisa menyebabkan masalah sirkulasi, nyeri dada, atau keluhan lainnya.

  • Pankreatitis
Selain aterosklerosis, kadar trigliserida yang sangat tinggi juga dikaitkan dengan risiko radang pankreas atau pankreatitis. Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba di perut bagian tengah, kanan, atau kiri.

Demam, diare, mual muntah, perut bengkak, dan penyakit kuning juga bisa menjadi tanda-tanda pankreatitis akibat trigliserida tinggi. Selain akibat trigliserida tinggi, pankreatitis akut juga bisa dipicu oleh batu empedu, konsumsi alkohol berlebih, dan obesitas.

  • Sindrom metabolik
Dikutip dari WebMD, tingginya kadar trigliserida bisa mengakibatkan sindrom metabolik atau sekumpulan masalah kesehatan, termasuk kolesterol, gula darah, tekanan darah tinggi, dan obesitas. Sindrom metabolik berpotensi meningkatkan risiko terhadap serangan jantung, penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes.

Baca Juga: Inilah Standar Trigliserida Normal Pria & Wanita, Konsumsi Makanan Ini Jika Tinggi

Angka normal trigliserida menurut usia

Diberitakan Kompas.com, Mayo Clinic menyebutkan trigliserida yang disimpan di sel adipose ini berfungsi sebagai cadangan energi ketika sumber energi utama yaitu glukosa telah terpakai. Meski punya manfaat dalam menunjang kerja tubuh, kadar trigliserida yang berlebihan dapat memicu penumpukan plak.

Plak tersebut mengakibatkan penyempitan atau pengerasan pembuluh darah yang kemudian memicu penyakit kronis, seperti serangan jantung, stroke, perlemakan hati, dan pankreatitis. Untuk mencegah masalah kesehatan di atas, setiap individu perlu mengetahui berapa trigliserida yang normal.

Menurut Medical News Today, kadar trigliserida yang normal pada orang dewasa umumnya di bawah 150 mg/dl (setelah makan). Sementara, trigliserida yang normal saat puasa yaitu sekitar 90 mg/dl untuk orang dewasa dan anak usia di atas 10 tahun. Orang dewasa dikatakan memiliki kadar trigliserida tinggi apabila hasil tes darah menunjukkan nilai lebih dari 200 mg/dl.

Untuk anak-anak usia 10 tahun ke bawah, kadar trigliserida yang normal yaitu di bawah 75 mg/dl. Sementara, kadar trigliserida tinggi yaitu di atas 100 mg/dl.

Kemudian, untuk remaja usia 10-19 tahun, trigliserida yang normal di bawah 90 mg/dl. Remaja dinyatakan memiliki trigliserida yang tinggi jika kadarnya di atas 130 mg/dl.

Itulah angka normal trigliserida dalam tubuh serta efek negatif jika trigliserida terlalu tinggi. Mari jaga pola makan dan menjalankan hidup sehat untuk mencegah lonjakan trigliserida.

 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto