KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) mengaku prospek kinerjanya di tahun 2021 masih akan dipengaruhi oleh perkembangan pandemi Covid-19 beserta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Sebagai catatan, penjualan MLBI merosot 46,63% (yoy) menjadi Rp 1,98 triliun pada akhir tahun 2020. Di saat yang sama, laba bersih MLBI tergerus 76,66% (yoy) menjadi Rp 288 miliar. Jika ditelusuri, penjualan minuman beralkohol MLBI turun 49,85% (yoy) menjadi Rp 1,64 triliun per akhir tahun lalu, sedangkan penjualan produk non alkohol perusahaan turun 21,82% (yoy) menjadi Rp 440,87 miliar.
Finance Director Multi Bintang Indonesia Sandra Pattenden menyebut, pada dasarnya MLBI masih terus mempelajari proyeksi kinerja bisnis perusahaan di masa mendatang. Hal tersebut tak lepas dari ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir dan sampai kapan pelaku usaha merasakan ketidakstabilan perekonomian nasional. “Jadi kami belum bisa mengukur secara keseluruhan dampak negatif lebih jauh dari pandemi ini terhadap bisnis perusahaan,” ujar dia, Rabu (17/3). Baca Juga: Penjualan merosot, laba bersih Multi Bintang Indonesia (MLBI) turun 76% di 2020 Sebagai perusahaan yang bergerak di industri minuman, MLBI menyambut baik segala kebijakan pemerintah yang dimaksudkan untuk menggerakkan kembali roda perekonomian, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi ranah penjualan produk perusahaan tersebut. Saat ini, Manajemen MLBI terus fokus berkoordinasi dengan para pelanggan dan membantu mereka untuk dapat bersama-sama menjalani era kenormalan baru melalui praktik-praktik bisnis yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan para karyawan serta konsumen.