Efek rating Fitch, otot rupiah mengencang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis (21/12).

Mengutip Bloomberg, di pasar spot, nilai tukar rupiah terapresiasi 0,17% ke level Rp 13.555 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia juga mencatatkan pengutan rupiah sebesar 0,25% menjadi Rp 13.545 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri mengatakan, rupiah diuntungkan berkat kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Fitch Ratings. Lembaga tersebut menaikan rating utang jangka panjang dalam mata uang asing dan lokal menjadi BBB dari sebelumnya BBB-. “Fitch Ratings juga memberi outlook stabil terhadap perekonomian Indonesia,” kata Reny.


Reny menambahkan, Fitch Ratings juga menaikkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,4% pada tahun depan. Hal tersebut menjadi katalis positif terhadap pergerakan rupiah terhadap dollar AS di pasar.

Di sisi lain, sentimen dari luar negeri tergolong minim, lantaran sudah mendekati libur Natal dan tahun baru. Alhasil, aktivitas transaksi kian berkurang di pasar.

Di samping itu, Reny menilai belum adanya perkembangan lebih lanjut mengenai reformasi perpajakan AS membuat pergerakan dollar AS tertahan.

Ia memprediksi, rupiah masih berpeluang menguat secara terbatas pada perdagangan Jumat (22/12) di kisaran Rp 13.535-Rp 13.580 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini