KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Efisiensi energi menjadi salah satu strategi produsen elektronik untuk memperkuat daya saing di pasar pendingin udara atau air conditioner (AC). Selain harga dan kemampuan pendinginan, konsumsi listrik menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih perangkat elektronik rumah tangga. Maka, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengandalkan aspek efisiensi energi untuk memperkuat lini produk AC di Indonesia. Hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk LG Dual Coolmenunjukkan estimasi biaya konsumsi listrik produk tersebut sekitar Rp 912 per hari dalam kondisi pengujian tertentu. Baca Juga: Biaya Konstruksi Naik, Total Bangun Persada (TOTL) Perketat Pengelolaan Cash Flow
Efisiensi Energi Jadi Strategi Industri Elektronik Menjual Produk AC di Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Efisiensi energi menjadi salah satu strategi produsen elektronik untuk memperkuat daya saing di pasar pendingin udara atau air conditioner (AC). Selain harga dan kemampuan pendinginan, konsumsi listrik menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih perangkat elektronik rumah tangga. Maka, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengandalkan aspek efisiensi energi untuk memperkuat lini produk AC di Indonesia. Hasil uji efisiensi energi dari Universitas Indonesia (UI) untuk LG Dual Coolmenunjukkan estimasi biaya konsumsi listrik produk tersebut sekitar Rp 912 per hari dalam kondisi pengujian tertentu. Baca Juga: Biaya Konstruksi Naik, Total Bangun Persada (TOTL) Perketat Pengelolaan Cash Flow