EGI Resources Ekspansi ke Uzbekistan, Garap Pariwisata dan Penerbangan Samarkand



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah upaya pelaku usaha Indonesia memperluas jangkauan bisnis ke pasar non-tradisional, kawasan Asia Tengah mulai muncul sebagai destinasi baru yang menjanjikan. Pertumbuhan sektor pariwisata, dukungan pemerintah setempat, serta posisi geografis yang strategis menjadikan wilayah ini semakin menarik bagi investor global.

Menangkap peluang tersebut, PT EGI Resources (Indonesia)  memperluas portofolio internasional melalui kemitraan eksklusif dengan Pemerintah Samarkand, Uzbekistan. Kerjasama fokus pada eksploitasi potensi ekonomi tinggi di sektor pariwisata dan infrastruktur penerbangan lintas batas.

Penandatanganan dilakukan oleh Chairman dan CEO PT EGI Resources, Erslan Gazali Ibrahim, bersama Gubernur Samarkand, A.M. Boboyev. Kerjasama ini memberikan sinyal kuat mengenai kepastian regulasi serta dukungan administratif penuh bagi rencana investasi jangka panjang perusahaan di wilayah tersebut.


"Inti dari kesepakatan ini adalah penciptaan sinergi investasi yang mencakup pengembangan rute penerbangan baru dan peningkatan kapasitas layanan hospitality berstandar internasional," tulis pernyataan resmi, Rabu (8/4).

Baca Juga: Indonesia–Uzbekistan Mulai Perundingan FTA, Bidik Penguatan Akses Pasar dan Investasi

Dari sisi operasional, EGI Resources telah mengamankan aset strategis melalui akuisisi hotel di kawasan religi ikonik, kompleks makam Imam Bukhari. Properti yang diberi nama Hotel Kampoeng Indonesia ini diharapkan menjadi motor penggerak pendapatan baru (revenue stream) yang signifikan dari sektor manajemen hotel internasional.

Langkah ini menegaskan kapabilitas EGI Resources dalam mengeksekusi peluang di pasar berkembang (emerging markets), khususnya di Asia Tengah yang tengah tumbuh pesat.

Bagi investor, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan diversifikasi geografis aset perusahaan, tetapi juga membuka akses langsung terhadap konektivitas ekonomi baru yang menjanjikan antara Indonesia dan Uzbekistan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News