EIA: Stok Minyak Mentah AS Naik, Persediaan Bensin dan Distilat Turun



KONTAN.CO.ID - DENVER. Badan Informasi Energi (EIA) mengungkapkan, stok minyak mentah AS naik pada pekan lalu, sementara persediaan bensin dan distilat turun.

Mengutip Reuters, Rabu (22/4/2026), persediaan minyak mentah naik sebesar 1,9 juta barel menjadi 465,7 juta barel pada pekan yang berakhir 17 April, kata EIA. Kenaikan persediaan ini bertolak belakang dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan sebesar 1,2 juta barel.

Stok minyak mentah di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, meningkat sebesar 806.000 barel dalam seminggu, kata EIA.


Baca Juga: Iran Menyita Kapal di Selat Hormuz Pasca Trump Menghentikan Serangan

Harga minyak naik meskipun terjadi peningkatan stok yang mengejutkan. Kontrak berjangka minyak mentah Brent global diperdagangkan pada $100,6 per barel, naik $2,12 pada pukul 10:37 pagi ET (1437 GMT), sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS diperdagangkan naik $1,86 per barel, pada $91,53.

Pengolahan minyak mentah di kilang turun sebesar 55.000 barel per hari dalam seminggu, kata EIA, sementara tingkat pemanfaatan turun sebesar 0,5 poin persentase.

Stok bensin AS turun 4,6 juta barel menjadi 228,4 juta barel, kata EIA, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 1,5 juta barel.

Baca Juga: Krisis Energi Asia Kian Mengkhawatirkan

Stok distilat, yang meliputi diesel dan minyak pemanas, turun 3,4 juta barel dalam seminggu menjadi 108,1 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan 2,5 juta barel, data EIA menunjukkan.

Impor bersih minyak mentah AS naik 1,21 juta barel per hari, kata EIA.