KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemulihan sektor properti bisa terhambat seiring konflik Rusia-Ukraina. Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani mengatakan, kenaikan harga biaya produksi baja dan semen akibat kenaikan harga bahan baku maupun biaya energi yang tinggi di tengah konflik kedua negara itu dapat membuat harga properti naik. Hal ini pada gilirannya bisa membuat sebagian konsumen menimbang ulang untuk melakukan pembelian properti. “(Properti) ini kan lagi proses pemulihan, (dengan kenaikan harga) pemulihannya akan lebih challenging lagi, ya mungkin akan lebih lambat,” tutur Dendi saat dihubungi Kontan.co.id (14/3).
Ekonom Bank Mandiri Sebut Harga Properti Bisa Naik, Ini Faktor Pendorongnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemulihan sektor properti bisa terhambat seiring konflik Rusia-Ukraina. Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani mengatakan, kenaikan harga biaya produksi baja dan semen akibat kenaikan harga bahan baku maupun biaya energi yang tinggi di tengah konflik kedua negara itu dapat membuat harga properti naik. Hal ini pada gilirannya bisa membuat sebagian konsumen menimbang ulang untuk melakukan pembelian properti. “(Properti) ini kan lagi proses pemulihan, (dengan kenaikan harga) pemulihannya akan lebih challenging lagi, ya mungkin akan lebih lambat,” tutur Dendi saat dihubungi Kontan.co.id (14/3).