KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia diproyeksi masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate apabila tekanan inflasi meningkat akibat lonjakan harga minyak dunia. Menurut Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual, sejauh ini BI masih cenderung mempertahankan suku bunga acuannya. Namun, arah kebijakan moneter dapat berubah jika kenaikan harga energi mulai mendorong inflasi domestik lebih tinggi, terutama melalui penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). “Saat ini masih tetap. Tapi kalau inflasi naik misal akibat kenaikan harga BBM, BI Rate diproyeksikan naik,” ujar David kepada Kontan, Selasa (12/5/2026).
Ekonom BCA Proyeksi BI Kerek Suku Bunga 50 Bps Jika Harga BBM Naik & Inflasi 4%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia diproyeksi masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate apabila tekanan inflasi meningkat akibat lonjakan harga minyak dunia. Menurut Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual, sejauh ini BI masih cenderung mempertahankan suku bunga acuannya. Namun, arah kebijakan moneter dapat berubah jika kenaikan harga energi mulai mendorong inflasi domestik lebih tinggi, terutama melalui penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). “Saat ini masih tetap. Tapi kalau inflasi naik misal akibat kenaikan harga BBM, BI Rate diproyeksikan naik,” ujar David kepada Kontan, Selasa (12/5/2026).
TAG: