KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Inflasi pada Januari 2026 diperkirakan mengalami akselerasi secara tahunan, terutama dipengaruhi oleh efek pembanding yang rendah akibat diskon tarif listrik pada tahun sebelumnya. Meski demikian, tekanan harga secara bulanan dinilai masih relatif terkendali. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memproyeksikan, inflasi Januari 2026 berada di kisaran 3,81% secara tahunan (year on year/yoy) dan 0,10% secara bulanan (month to month/mtm). Sementara itu, inflasi inti diperkirakan mencapai 2,45% yoy dan 0,37% mtm. “Inflasi Januari cenderung akselerasi secara tahunan karena efek low base dari diskon tarif listrik tahun lalu,” ujar David kepada Kontan, Minggu (1/2/2026).
Ekonom BCA Proyeksikan Inflasi Tahunan Akselerasi ke 3,81% per Januari 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Inflasi pada Januari 2026 diperkirakan mengalami akselerasi secara tahunan, terutama dipengaruhi oleh efek pembanding yang rendah akibat diskon tarif listrik pada tahun sebelumnya. Meski demikian, tekanan harga secara bulanan dinilai masih relatif terkendali. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memproyeksikan, inflasi Januari 2026 berada di kisaran 3,81% secara tahunan (year on year/yoy) dan 0,10% secara bulanan (month to month/mtm). Sementara itu, inflasi inti diperkirakan mencapai 2,45% yoy dan 0,37% mtm. “Inflasi Januari cenderung akselerasi secara tahunan karena efek low base dari diskon tarif listrik tahun lalu,” ujar David kepada Kontan, Minggu (1/2/2026).
TAG: