KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, tinggiinya realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dibandingkan penanaman modal asing (PMA) sepanjang tahun 2025, sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian global yang menahan arus dana asing masuk ke Indonesia. Menurut David, ketidakpastian tersebut terutama dipicu oleh arah kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kondisi likuiditas global yang relatif ketat, serta pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) yang baru terjadi menjelang akhir 2025. “Dana asing lebih terbatas, sehingga investor global cenderung lebih selektif dalam menempatkan investasi, yang pada akhirnya menekan FDI (foreign direct investment/PMA) Indonesia,” ujar David kepada Kontan, Kamis (15/1/2026).
Ekonom BCA Sebut Ketidakpastian Global Buat Investor Asing Tahan Ekspansi ke RI
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, tinggiinya realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dibandingkan penanaman modal asing (PMA) sepanjang tahun 2025, sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian global yang menahan arus dana asing masuk ke Indonesia. Menurut David, ketidakpastian tersebut terutama dipicu oleh arah kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kondisi likuiditas global yang relatif ketat, serta pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) yang baru terjadi menjelang akhir 2025. “Dana asing lebih terbatas, sehingga investor global cenderung lebih selektif dalam menempatkan investasi, yang pada akhirnya menekan FDI (foreign direct investment/PMA) Indonesia,” ujar David kepada Kontan, Kamis (15/1/2026).