Ekonom BCA sebut UU Cipta Kerja mampu menarik masuknya investasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, Undang-Undang (UU) Cipta Kerja mampu menjadi magnet bagi investasi di tahun 2021. 

Namun, David mengingatkan, perlunya sosialisasi aturan turunan dari UU tersebut agar para investor paham sudah ada reformasi struktural terkait masalah perizinan, ketenagakerjaan, dan masalah investasi yang pada umumnya. 

“Kan selama ini investor selalu mempertanyakan, sudah melakukan perubahan apa? Jadi perlu kampanye soal itu,” kata David kepada Kontan.co.id, Minggu (31/1). 


Baca Juga: BI: Arus modal asing masuk Rp 750 miliar pada minggu keempat Januari 2021

Kemudian, pemerintah sudah membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau lebih dikenal dengan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang bahkan sudah melakukan penjajakan dengan beberapa negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat (AS). 

David mengimbau, SWF bisa melebarkan sayap ke negara-negara lain seperti Timur Tengah dan lain-lain untuk meningkatkan prospek investasi yang masuk. 

Dengan adanya SWF dan UU sapu jagad, David optimistis investasi langsung bisa meningkat lebih dari 10% dari target yang dipatok pemerintah. 

Selanjutnya: DRI perkirakan inflasi akan moderat dalam beberapa waktu ke depan, ini pemicunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News