Ekonom CIMB Niaga prediksi rata-rata rupiah tahun ini Rp 14.500 per dollar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah menunjukkan tren lebih stabil dengan pergerakan dikisaran Rp 13.900 hingga Rp 14.100 per dollar Amerika Serikat (AS). Kendati demikian, nilai tersebut jauh dari asumsi nilai tukar yang sudah ditetapkan di Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN) 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat rilis APBN KITA sempat menjelaskan pemerintah saat ini fokus dalam pelaksanaan anggaran. Belum sampai pada rencana pengajuan APBN-Perubahan.

Di lain kesempatan, Ekonom CIMB Niaga Adrian Panggabean memperkirakan rata-rata rupiah pada tahun ini di level Rp 14.500 per dollar AS. "Bisa saja sih Rp 13.500," jelas Adrian saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (24/2).


Rupiah bisa mencapai level Rp 13.500 per dollar AS apabila terjadi skenario ekstrim. Artinya, apabila keadaan ekonomi Amerika Serikat (AS) terganggu dan indeks dollar AS melemah jauh. Bisa jadi emerging market kebanjiran dana, dan rupiah menguat.

"Seperti sudah berkali-kali saya sampaikan, rupiah volatile," jelas Adrian saat ditanya mengenai tantangan yang dihadapi rupiah tahun ini.

Kendati rata-rata rupiah diperkirakan tidak mencapai angka Rp 15.000 per dollar AS seperti yang ada dalam UU APBN 2019, Adrian enggan berkomentar mengenai perlu atau tidak adanya pengajuan APBN-Perubahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .