KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku pasar saat ini dinilai tidak hanya mencermati pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia (BI), tetapi juga melihat adanya perubahan dalam tata kelola dan independensi bank sentral. Center of Reform on Economics (CORE) menilai sejumlah dinamika belakangan ini memberikan sinyal bahwa pemerintah ingin memiliki kontrol yang lebih besar terhadap BI. Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli mengatakan, persoalan utama yang menjadi perhatian pasar bukan sekadar mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo maupun siapa sosok penggantinya. Menurutnya, kekhawatiran terbesar justru berkaitan dengan perubahan aturan dalam kelembagaan BI. "Faktor penting sekali sebenarnya adalah mengenai institutional BI itu sendiri. Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), cukup jelas bahwa otoritas BI itu cukup berkurang dengan dia harus lapor ke DPR," ujarnya.
Ekonom CORE: Pasar Tangkap Sinyal Pemerintah Ingin Kontrol BI Lebih Besar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku pasar saat ini dinilai tidak hanya mencermati pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia (BI), tetapi juga melihat adanya perubahan dalam tata kelola dan independensi bank sentral. Center of Reform on Economics (CORE) menilai sejumlah dinamika belakangan ini memberikan sinyal bahwa pemerintah ingin memiliki kontrol yang lebih besar terhadap BI. Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli mengatakan, persoalan utama yang menjadi perhatian pasar bukan sekadar mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo maupun siapa sosok penggantinya. Menurutnya, kekhawatiran terbesar justru berkaitan dengan perubahan aturan dalam kelembagaan BI. "Faktor penting sekali sebenarnya adalah mengenai institutional BI itu sendiri. Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), cukup jelas bahwa otoritas BI itu cukup berkurang dengan dia harus lapor ke DPR," ujarnya.
TAG: