KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah mengalihkan skema bantuan sosial (bansos) dari barang menjadi transfer tunai perlu mempertimbangkan risiko penggunaan bantuan di luar kebutuhan dasar serta dampaknya terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, bansos dalam bentuk barang lebih terarah untuk memenuhi kebutuhan pokok penerima, seperti beras dan minyak goreng. “Kalau bantuan diberikan secara tunai, ada kekhawatiran penggunaannya di luar peruntukan. Misalnya, bantuan untuk membeli sembako justru digunakan untuk membeli rokok atau kebutuhan lain,” ujar Faisal kepada KONTAN, Rabu (21/10/2026).
Ekonom CORE Soroti Risiko Pengalihan Bansos Barang ke Tunai
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah mengalihkan skema bantuan sosial (bansos) dari barang menjadi transfer tunai perlu mempertimbangkan risiko penggunaan bantuan di luar kebutuhan dasar serta dampaknya terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai, bansos dalam bentuk barang lebih terarah untuk memenuhi kebutuhan pokok penerima, seperti beras dan minyak goreng. “Kalau bantuan diberikan secara tunai, ada kekhawatiran penggunaannya di luar peruntukan. Misalnya, bantuan untuk membeli sembako justru digunakan untuk membeli rokok atau kebutuhan lain,” ujar Faisal kepada KONTAN, Rabu (21/10/2026).
TAG: