KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah membentuk Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Bali mulai menarik perhatian. Di balik ambisi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat jasa keuangan global, kebijakan ini dinilai menyimpan peluang sekaligus tantangan yang tidak kecil bagi stabilitas fiskal dan tata kelola ekonomi nasional. Menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai inisiatif tersebut berpotensi menjadi katalis bagi pengembangan sektor jasa keuangan. Namun, ia mengingatkan bahwa langkah besar ini tidak datang tanpa risiko. Salah satu sorotan utamanya adalah kecepatan pemerintah dalam menyiapkan kerangka hukum yang menjadi fondasi kawasan tersebut. Apalagi Yusuf menyebut, pemerintah bergerak cukup cepat dalam menyiapkan landasan hukum kawasan tersebut. Ia menyoroti ketentuan yang mewajibkan seluruh aturan turunan rampung dalam waktu tiga bulan setelah regulasi utama disahkan.
Ekonom Ingatkan Risiko Pusat Finansial Internasional Bali Jadi Sarang Tax Avoidance
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah membentuk Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Bali mulai menarik perhatian. Di balik ambisi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat jasa keuangan global, kebijakan ini dinilai menyimpan peluang sekaligus tantangan yang tidak kecil bagi stabilitas fiskal dan tata kelola ekonomi nasional. Menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai inisiatif tersebut berpotensi menjadi katalis bagi pengembangan sektor jasa keuangan. Namun, ia mengingatkan bahwa langkah besar ini tidak datang tanpa risiko. Salah satu sorotan utamanya adalah kecepatan pemerintah dalam menyiapkan kerangka hukum yang menjadi fondasi kawasan tersebut. Apalagi Yusuf menyebut, pemerintah bergerak cukup cepat dalam menyiapkan landasan hukum kawasan tersebut. Ia menyoroti ketentuan yang mewajibkan seluruh aturan turunan rampung dalam waktu tiga bulan setelah regulasi utama disahkan.
TAG:
- Kawasan Ekonomi Khusus
- Pajak Nol Persen
- Tax Haven
- insentif pajak
- beneficial ownership
- global minimum tax
- Pajak Pertambahan Nilai
- Yusuf Rendy Manilet
- Moral Hazard
- Stabilitas Fiskal
- Tata Kelola Ekonomi
- Pusat Keuangan Global
- ekonom CORE Indonesia
- pajak konsumsi
- investasi produktif
- Pusat Finansial Internasional Indonesia
- PFII Bali
- Round Tripping
- DIFC Dubai
- Regulasi PFII