Ekonom Nilai Target Kunjungan Wisman 7,4 Juta Tahun Ini Berpotensi Tercapai



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari 2023 telah mencapai 701,93 ribu. Adapun pemerintah menargetkan kunjungan wisman pada tahun ini sebanyak 7,4 juta.

Melihat pencapaian pada Februari 2023, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal memprediksi target kunjungan wisman pada tahun ini berpotensi tercapai

Dia mengatakan pada tahun ini juga akan menjadi capaian terbesar kunjungan wisman sejak munculnya pandemi Covid-19 pada 2020. Dia pun berpendapat pencapaian kunjungan wisman tahun ini akan melebihi 2022.


Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara Mencapai 701.930 pada Februari 2023

"Nah, tahun ini saya rasa target kisaran 3,5 sampai 7,4 juta orang cukup berpotensi untuk bisa sampai 7 juta. Artinya, kalau dibandingkan dengan 2022 yang mencapai 5 juta lebih wisman, tahun ini kemungkinan akan lebih tinggi lagi," ucap dia kepada KONTAN.CO.ID, Selasa (4/4).

Faisal berpendapat kunjungan wisman tahun ini kemungkinan akan meningkat setelah libur tengah tahun atau bertepatan dengan libur musim panas di bagian negara lain. Setelah itu, kunjungan akan kembali naik lagi di akhir tahun bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru.

Meski berpotensi melebihi capaian tahun lalu, jumlah kunjungan wisman tahun ini kemungkinan masih agak jauh jika dibandingkan masa prapandemi Covid-19 atau 2019. Pada saat itu, jumlah wisatawan mancanegara sampai 16 juta orang lebih.

Dia beranggapan jumlah kunjungan wisman tahun ini tak akan mencapai separuhnya pencapaian 2019 yang sekitar 16 juta.

Baca Juga: Menparekraf Targetkan Nilai Devisa Pariwisata Mencapai US$5,95 Miliar Tahun Ini

Namun, Faisal menyampaikan tingginya jumlah kunjungan wisman tahun ini tentu juga akan mendongkrak devisa Indonesia. Dia memperkirakan tahun ini devisa Indonesia dari sisi kunjungan wisman akan menjadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19 melanda.

"Potensi devisa pariwisata juga akan lebih tinggi lagi tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .