KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet memproyeksikan inflasi pada Januari 2026 secara tahunan (year on year/yoy) berada di kisaran 3,1%–3,3% yoy. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan inflasi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 0,76% yoy. Meski demikian, secara bulanan (month to month/mtm) tekanan inflasi diperkirakan mulai mereda seiring berakhirnya momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penurunan permintaan musiman serta normalisasi harga sejumlah komoditas menjadi faktor utama yang menahan laju inflasi di awal tahun. “Secara historis, Januari memang cenderung lebih tenang dibandingkan Desember. Dengan pendekatan musiman, inflasi Januari 2026 diperkirakan berada di kisaran 0,05% hingga 0,35% mtm. Jika menggunakan skenario moderat, inflasi berada di sekitar 0,25%–0,30% mtm,” ujar Yusuf kepada Kontan, Minggu (1/2/2026).
Ekonom Proyeksikan Inflasi Tahunan Januari 2026 Berada di Kisaran 3,1%–3,3%
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet memproyeksikan inflasi pada Januari 2026 secara tahunan (year on year/yoy) berada di kisaran 3,1%–3,3% yoy. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan inflasi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 0,76% yoy. Meski demikian, secara bulanan (month to month/mtm) tekanan inflasi diperkirakan mulai mereda seiring berakhirnya momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penurunan permintaan musiman serta normalisasi harga sejumlah komoditas menjadi faktor utama yang menahan laju inflasi di awal tahun. “Secara historis, Januari memang cenderung lebih tenang dibandingkan Desember. Dengan pendekatan musiman, inflasi Januari 2026 diperkirakan berada di kisaran 0,05% hingga 0,35% mtm. Jika menggunakan skenario moderat, inflasi berada di sekitar 0,25%–0,30% mtm,” ujar Yusuf kepada Kontan, Minggu (1/2/2026).
TAG: