MOMSMONEY.ID - Demi menjaga kinerja keuangan yang sehat, PT Waskita Karya Tbk mesti menyelesaikan proses restrukturisasi secara optimal. Hal ini diungkapkan Ekonom & Financial Market Specialist Lucky Bayu Purnomo. Menurutnya menilai potensi delisting saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang berkode WSKT masih terlalu jauh. Hal ini dikarenakan kinerja perseroan menunjukkan perbaikan dalam kondisi keuangannya. "Itu masih terlalu dini. Untuk mencapai proses delisting ada beberapa tahapan," kata Lucky Bayu dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (9/5). Ia menjelaskan, masih ada pekerjaan proyek yang diambil Waskita, sehingga menunjukkan kinerja Perseroan terus membaik. Sebelumnya Waskita menyebutkan, terdapat 68 proyek berjalan yang dikelola sepanjang 2024, total nilainya mencapai Rp 44,7 triliun. Apalagi, kata dia, restrukturisasi yang dilakukan oleh Waskita turut menjadi angin segar bagi Perseroan agar bisa kembali ke pasar modal. "Perusahaan harus menyelesaikan proses restrukturisasi secara optimal, dalam meyakinkan investor," katanya.
Ekonom Sarankan Ini Agar Kinerja Waskita Optimal
MOMSMONEY.ID - Demi menjaga kinerja keuangan yang sehat, PT Waskita Karya Tbk mesti menyelesaikan proses restrukturisasi secara optimal. Hal ini diungkapkan Ekonom & Financial Market Specialist Lucky Bayu Purnomo. Menurutnya menilai potensi delisting saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang berkode WSKT masih terlalu jauh. Hal ini dikarenakan kinerja perseroan menunjukkan perbaikan dalam kondisi keuangannya. "Itu masih terlalu dini. Untuk mencapai proses delisting ada beberapa tahapan," kata Lucky Bayu dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (9/5). Ia menjelaskan, masih ada pekerjaan proyek yang diambil Waskita, sehingga menunjukkan kinerja Perseroan terus membaik. Sebelumnya Waskita menyebutkan, terdapat 68 proyek berjalan yang dikelola sepanjang 2024, total nilainya mencapai Rp 44,7 triliun. Apalagi, kata dia, restrukturisasi yang dilakukan oleh Waskita turut menjadi angin segar bagi Perseroan agar bisa kembali ke pasar modal. "Perusahaan harus menyelesaikan proses restrukturisasi secara optimal, dalam meyakinkan investor," katanya.