KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada 26 September lalu, mengatakan Indonesia sedang menuju menjadi negara dengan pendapatan tinggi. Bahkan, bisa menjadi peringkat empat pertumbuhan domestik bruto (PDB) terbesar di dunia periode 2016-2045. Dua skenario yang disiapkan pemerintah adalah skenario dasar dan skenario tinggi. Untuk skenario pertama, pertumbuhan ekonomi diprediksi sebesar 5,1% per tahun. Sedangkan skenario tinggi, pertumbuhan ekonomi diramal bisa mencapai 6,4%. Adapun PDB per kapita pada 2045 bisa mencapai US$ 28.943. Ekonom CORE Mohammad Faisal menilai skenario pertama dengan pertumbuhan 5,1% cukup realistis. Tapi, untuk skenario tinggi pertumbuhan GDP per kapita bisa mencapai USD 28.943 dinilainya terlalu optimis. Sebab, menurutnya, untuk mencapai itu dibutuhkan banyak persyaratan.
Ekonom: Skenario PDB 6,4% terlalu optimistis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada 26 September lalu, mengatakan Indonesia sedang menuju menjadi negara dengan pendapatan tinggi. Bahkan, bisa menjadi peringkat empat pertumbuhan domestik bruto (PDB) terbesar di dunia periode 2016-2045. Dua skenario yang disiapkan pemerintah adalah skenario dasar dan skenario tinggi. Untuk skenario pertama, pertumbuhan ekonomi diprediksi sebesar 5,1% per tahun. Sedangkan skenario tinggi, pertumbuhan ekonomi diramal bisa mencapai 6,4%. Adapun PDB per kapita pada 2045 bisa mencapai US$ 28.943. Ekonom CORE Mohammad Faisal menilai skenario pertama dengan pertumbuhan 5,1% cukup realistis. Tapi, untuk skenario tinggi pertumbuhan GDP per kapita bisa mencapai USD 28.943 dinilainya terlalu optimis. Sebab, menurutnya, untuk mencapai itu dibutuhkan banyak persyaratan.