KONTAN.CO.ID -Â WASHINGTON. Indeks keyakinan konsumen Amerika Serikat (AS) yang dirangkum Conference Board Inc merosot pada Januari menjadi 84,5. Di Desember, indeks keyakinan konsumen ini masih berada di 94,2. Realisasi tersebut juga lebih buruk ketimbang konsensus proyeksi ekonom, yang memprediksi indeks keyakinan konsumen AS di Januari akan berada di 90,6. Kelima komponen yang menyusun indeks tercatat memburuk. Alhasil, pemburukan ini mendorong indeks secara keseluruhan mencapai level terendah sejak Mei 2014, yang kala itu ada di level 82,2, juga melampaui titik terendah selama pandemi Covid-19.
Baca Juga: UPS Proyeksi Kenaikan Pendapatan Tahunan Berkat Fokus Pengiriman Bernilai Tinggi Mengutip rilis
think tank Conference Board, yang dipublikasikan Selasa (27/1/2026), Indeks Situasi Saat Ini, yang disusun berdasarkan penilaian konsumen terhadap kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja saat ini, turun 9,9 poin menjadi 113,7 pada Januari. "Kepercayaan konsumen runtuh pada Januari karena kekhawatiran konsumen tentang situasi saat ini dan ekspektasi untuk masa depan semakin dalam," kata Dana M. Peterson, Kepala Ekonom The Conference Board. Indeks Situasi Saat Ini turun karena pandangan bersih tentang kondisi bisnis saat ini menyusut menjadi hanya sedikit positif, yaitu +0,1%. Persepsi tentang kondisi ketenagakerjaan juga sedikit menurun.
Baca Juga: Harga Rumah AS Melonjak 0,6% di November, Jauh di Atas Prediksi Selisih antara persentase konsumen yang mengatakan pekerjaan berlimpah dengan persentase konsumen yang mengatakan pekerjaan sulit didapatkan juga terus makin kecil. Sementara Indeks Ekspektasi, yang disusun berdasarkan pandangan jangka pendek konsumen terhadap pendapatan, bisnis, dan kondisi pasar tenaga kerja, turun 9,5 poin menjadi 65,1. Angka tersebut jauh di bawah ambang batas 80, yang biasanya menandakan resesi di masa mendatang. Ketiga komponen Indeks Ekspektasi juga melemah pada Januari. Ekspektasi untuk kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja enam bulan dari sekarang semakin menurun ke wilayah negatif. Prospek pendapatan rumah tangga menjadi kurang positif.
Baca Juga: Spanyol Siapkan Kompensasi 20 Juta Euro untuk Korban Kecelakaan Kereta Cepat Adamuz Di antara kelompok demografis, kepercayaan berdasarkan rata-rata pergerakan enam bulan menurun untuk semua kelompok usia, meskipun konsumen di bawah 35 tahun terus lebih percaya diri daripada konsumen berusia 35 tahun ke atas. Kepercayaan di antara semua generasi cenderung menurun pada Januari. Generasi Z tetap menjadi yang paling optimistis di antara semua generasi yang disurvei. Berdasarkan pendapatan, kepercayaan berdasarkan rata-rata pergerakan enam bulan sedikit menurun untuk semua kelompok pendapatan. Konsumen yang berpenghasilan kurang dari US$ 15.000 tetap menjadi yang paling tidak optimistis di antara semua kelompok pendapatan.
Baca Juga: Saham Asuransi Kesehatan Anjlok Usai Pemerintahan Trump Usulkan Kenaikan Tarif Kepercayaan konsumen terus memudar pada Januari di antara semua afiliasi politik, dengan penurunan paling tajam di antara kelompok Independen. "Tanggapan konsumen tentang faktor-faktor yang memengaruhi perekonomian terus condong ke arah pesimisme. Penyebutan tentang tarif dan perdagangan, politik, dan pasar tenaga kerja juga meningkat pada Januari, " papar Peterson. Konsumen juga tampak lebih berhati-hati dalam merencanakan pembelian barang-barang mahal dalam enam bulan ke depan. Konsumen yang mengatakan akan membeli barang-barang mahal di masa mendatang menurun pada Januari, sementara yang mengatakan mungkin membeli meningkat, dan mereka yang menjawab tidak membeli sedikit meningkat.
Baca Juga: Bitcoin Dekati Level Kritis, Risiko Masuk Siklus Bear Jangka Panjang Meningkat Berdasarkan rata-rata pergerakan enam bulan, ekspektasi untuk membeli mobil baru terus menurun. Tetapi rencana untuk membeli mobil bekas meningkat. Ekspektasi pembelian rumah juga terus menurun. Rencana untuk membeli lemari es, mesin pencuci piring, furnitur, dan TV menurun.