KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pertumbuhan ekonomi China melambat tajam pada kuartal II-2026. Data resmi yang dirilis pemerintah China pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan produk domestik bruto (PDB) negeri tersebut hanya tumbuh 4,3% secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dari ekspektasi analis. Pelemahan ekonomi China dipicu oleh lemahnya permintaan domestik dan guncangan harga minyak yang berkaitan dengan perang Iran, meskipun sektor produksi dan ekspor masih menunjukkan ketahanan. Berdasarkan jajak pendapat Reuters, para analis sebelumnya memperkirakan ekonomi China pada periode April–Juni 2026 akan tumbuh 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,0% yang tercatat pada kuartal pertama tahun ini.
Ekonomi China Tumbuh 4,3% pada Kuartal II-2026, di Bawah Ekspektasi
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pertumbuhan ekonomi China melambat tajam pada kuartal II-2026. Data resmi yang dirilis pemerintah China pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan produk domestik bruto (PDB) negeri tersebut hanya tumbuh 4,3% secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dari ekspektasi analis. Pelemahan ekonomi China dipicu oleh lemahnya permintaan domestik dan guncangan harga minyak yang berkaitan dengan perang Iran, meskipun sektor produksi dan ekspor masih menunjukkan ketahanan. Berdasarkan jajak pendapat Reuters, para analis sebelumnya memperkirakan ekonomi China pada periode April–Juni 2026 akan tumbuh 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 5,0% yang tercatat pada kuartal pertama tahun ini.
TAG:
- Perlambatan Ekonomi
- ekspor China
- ekonomi China
- pertumbuhan ekonomi China
- PDB China
- kebijakan moneter China
- kebijakan fiskal China
- Stimulus Ekonomi China
- Harga Minyak Global
- Krisis Properti China
- Penjualan Ritel China
- dampak ekonomi global
- Permintaan domestik China
- investasi properti China
- Kuartal II 2026
- Produksi Industri China
- Kecerdasan Buatan (AI) China