KONTAN.CO.ID - LONDON. Dampak konflik di Timur Tengah mulai terasa terhadap perekonomian Inggris. Setelah mencatat pertumbuhan yang solid pada awal tahun, ekonomi Inggris berbalik melemah pada April 2026 seiring lonjakan harga energi akibat perang Iran. Bloomberg (12/6) melaporkan, data Office for National Statistics (ONS) menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Inggris menyusut 0,1% pada April 2026. Angka ini berbalik dari pertumbuhan 0,3% pada Maret dan sejalan dengan ekspektasi para ekonom. Pelemahan ekonomi terjadi setelah harga energi melonjak menyusul penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan salah satu urat nadi perdagangan energi dunia, sehingga gangguan pasokan langsung mendorong kenaikan harga minyak dan gas global.
Ekonomi Inggris Mulai Tertekan, PDB April Susut 0,1% Akibat Dampak Perang Iran
KONTAN.CO.ID - LONDON. Dampak konflik di Timur Tengah mulai terasa terhadap perekonomian Inggris. Setelah mencatat pertumbuhan yang solid pada awal tahun, ekonomi Inggris berbalik melemah pada April 2026 seiring lonjakan harga energi akibat perang Iran. Bloomberg (12/6) melaporkan, data Office for National Statistics (ONS) menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Inggris menyusut 0,1% pada April 2026. Angka ini berbalik dari pertumbuhan 0,3% pada Maret dan sejalan dengan ekspektasi para ekonom. Pelemahan ekonomi terjadi setelah harga energi melonjak menyusul penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan salah satu urat nadi perdagangan energi dunia, sehingga gangguan pasokan langsung mendorong kenaikan harga minyak dan gas global.
TAG: