Ekonomi Jerman mengganjal nilai tukar euro



Jakarta. Pemesanan pabrikan Jerman yang melorot di luar ekspektasi pasar jadi beban bagi pergerakan euro. Pelaku pasar memandang ini sebagai sinyal pelambatan ekonomi yang masih membayangi ekonomi Eropa.

Dari data yang dirilis Kementerian Ekonomi Jerman, pemesanan pabrikan Jerman September 2016 melambat 0,6% dari sebelumnya yang tumbuh 0,9%. Dengan rilis data yang buruk ini maka terkonfirmasi dugaan Bundesbank bahwa di kuartal tiga 2016 lalu, ekonomi Jerman bergerak di bawah momentum stabil yang diharapkan pemerintahan.

Penurunan ini disumbang terbesar dari kemerosotan pemesanan produk investasi sebesar 1,6% lalu disusul pemesanan barang konsumsi yang turun 0,5%. Permintaan dalam negeri pun menukik 1,1% sementara ekspor tergelincir 0,3%.


Meski begitu aktivitas industri Jerman bukan tanpa geliat. Dugaan bahwa di kuartal terakhir 2016 ini aktivitas masih cukup kuat, produsen manufaktur terus meningkatkan jumlah tenaga kerja. Salah satu dukungan laju pertumbuhan ini adalah permintaan asing yang masih tinggi terutama dari Asia dan Amerika Serikat.

Hanya saja efek buruknya data Jerman ini membuat nilai tukar euro terkapar. Hingga pukul 15.15 WIB pasangan EUR/USD terpuruk 0,77% di level 1,1055 dibanding hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto